Bank Syariah Muhammadiyah Stimulus Kemandirian Ekonomi

oleh -687 Dilihat
Dimas Bagus Wiranatakusuma PhD.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Kehadiran Bank Syariah Muhammadiyah dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah Indonesia dan mendorong kemandirian ekonomi umat.

Muhammadiyah telah resmi mendapat izin operasional untuk penyelenggaraan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai upayanya dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan Syariah.

”Pendirian Bank Syariah penting untuk mengoptimalkan potensi lembaga dan dana usaha yang berada dalam lingkungan Muhammadiyah,” ujar pakar perbankan Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dimas Bagus Wiranatakusuma PhD.

Ia mengatakan, Bank Syariah Muhammadiyah dapat meningkatkan market share perbankan Syariah Indonesia yang masih berkisar di angka 7,5 persen hingga delapan persen per tahun 2024.

Menurutnya, sebagai organisasi dengan ratusan perguruan tinggi, ribuan sekolah, rumah sakit, koperasi, hingga lembaga keuangan mikro, Muhammadiyah memiliki potensi besar dalam penguatan ekosistem ekonomi syariah. Ini dilakukan melalui sinergi dana dan lembaga usaha untuk kegiatan produktif masyarakat.

Langkah Tepat

”Pembentukan BPRS menjadi langkah tepat Muhammadiyah dalam penguatan ekonomi lokal. Pasalnya, dapat menjadi jembatan penguatan ekonomi lokal, serta mendukung pemberdayaan usaha masyarakat skala kecil dan menengah,” tambah Dimas.

Ia menerangkan, tujuan BPRS berbeda dari bank umum, yang memang untuk pemberdayaan ekonomi rakyat menengah ke bawah.

”Ini peluang agar Muhammadiyah semakin berperan dan syiar dakwah yang tidak hanya dalam bentuk pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Dimas juga menekankan pentingnya Muhammadiyah memiliki bank syariah sendiri, bukan hanya sebagai entitas ekonomi, tetapi sebagai alat dakwah ekonomi berkemajuan. Bahkan, merupakan bentuk aktualisasi nilai-nilai Islam dalam sistem keuangan modern yang memihak pada keadilan sosial.

Ia menegaskan, dalam konteks pengembangan ekonomi daerah, Bank Syariah Muhammadiyah memiliki potensi besar menjadi motor penggerak. Dengan pendekatan berbasis komunitas dan prinsip keuangan etis, bank ini mampu menjembatani antara kebutuhan pembiayaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.