SLEMAN, bisnisjogja.id – Potensi bencana di wilayah Sleman seperti longsor, puting beliung, gempa bumi, erupsi Merapi dan lainnya perlu diantisipasi. Pasalnya, dampak bencana tak hanya fisik tetapi juga ekonomi yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.
Karena itu, Forum Koordinasi Penanggulangan Bencana (FKPB) Mlati, Sleman menggelar Training of Facilitator SPAB Kapanewon Mlati Tahun 2025 di Joglo Sawah Tlogoadi.
Sebelumnya, FKPB juga telah mendeklarasikan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kapanewon Mlati Sleman. Hal itu sebagai langkah agar siswa mengenal bencana dan mengerti berbagai langkah penanggulangan.
Pembina FKPB Mlati Andi S menjelaskan, anggota FKPB Mlati sebanyak 24 komunitas mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas sukarelawan yang menjadi pendamping SPAB di Mlati Sleman.
”Peserta mendapatkan sertifikat dari Seknas SPAB (nasional), Kementerian Pendidikan Dasar Menengah yang diakui dan akan terus ditingkatkan skill dan kapasitas sebagai ujung tombak penanggulangan bencana,” tandas Andi.
Kerja Sama
Panewu Kapanewon Mlati Drs Arifin MLaws menjelaskan, pelatihan merupakan bentuk kerja sama dengan Pujiono Center, lembaga yang bergerak dalam upaya pengurangan risiko bencana dan dampak perubahan iklim.
Ia menekankan, sebagai upaya mematangkan anggota FKPB Mlati sebagai sukarelawan pendamping SPAB bisa bekerja sama dengan guru dan sekolah. Sangat penting pengenalan penanggulangan bencana sejak usia dini.
”Mereka juga bisa mendampingi sekolah apabila memang diminta harus segera cepat tanggap,” ujar Arifin didampingi Direktur CV Pujiono Centre Inggit Fandayati.
Peserta mengikuti pelatihan selama empat hari dengan materi antara lain Pengantar dan Peta Jalan SPAB (Seknas SPAB) Sinkronisasi SPAB dan Desa Tahan Bencana.
Materi lain, Permendes penggunaan anggaran desa untuk SPAB, Sejarah Bencana dan Pemetaan ancaman di sekolah, Kalender Musim Karakteristik Ancaman, Penyusunan SOP Kedaruratan.
Ada pula Pemetaan Kapasitas, Pemetaan Kerentanan, Analisis Risiko Bencana di Sekolah, Pembentukan Tim Siaga Bencana Satuan Pendidikan, Rencana Aksi, Pembentukan Tim Siaga Bencana Satuan Pendidikan.
”Selain materi teori, peserta juga mendapatkan praktik untuk beberapa hal guna menambal skill,” imbuh Inggit.







