- Destry Damayanti merupakan pejabat Bank Indonesia paling senior dan berpengalaman.
- Kemampuannya untuk bekerja sama dengan empat Deputi GBI tidak diragukan lagi.
- Calon atau Gubernur Bank Indonesia nantinya harus diterima pasar.
PRESIDEN Prabowo telah mengusulkan Destry Damayanti (Pjs Gubernur BI) menjadi calon tunggal Gubernur BI kepada DPR RI, Senin (10/08/2026).
Menurut penulis, usulan tersebut sudah tepat karena Destry Damayanti merupakan pejabat BI paling senior dan berpengalaman. Dalam arti mempunyai rekam jejak pengalaman yang lama di posisi Deputi Gubernur Senior dibandingkan empat pejabat Deputi Gubernur lainnya yang notabene posisi mereka di bawah Destry Damayanti.
Pengusulan Destry sekaligus menepis isu yang berkembang Prabowo akan mengusulkan nama dari luar BI termasuk Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu RI). Sejak awal penulis berpendapat Gubernur BI yang paling tepat adalah yang berasal dari internal BI atau yang saat ini menjadi pejabat di BI
Jika Destry Damayanti nanti disetujui DPR RI, maka kemampuannya untuk bekerja sama dengan empat Deputi GBI tidak diragukan lagi. Mereka sudah mampu bekerja sebagai teamwork yang sangat baik.
Pengetahuan dan wawasan Destry di bidang Kebijakan Moneter, Kebijakan Makroprudensial dan Kebijakan Sistem Pembayaran tidak diragukan lagi. Dapat dibilang kemampuan dan wawasan Destry tidak berbeda dengan pendahulunya Perry Warjiyo.
Bisa Diterima Pasar
Lebih penting Calon atau Gubernur BI nantinya harus diterima pasar (investor dan pelaku ekonomi lain). Setelah pengusulan Destry diumumkan, ternyata nilai tukar Rp terhadap dolar AS menguat signifikan. Data Bloomberg, rupiah di level Rp 17.755 per dolar AS.
Level tersebut berarti rupiah menguat 142 poin atau menguat 0,79 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya (Senin, 10/08/26 jam 14.59 WIB). Artinya pasar merespon positif terhadap usulan Destry menjadi Gubernur BI
Penulis berharap usulan Presiden Prabowo untuk posisi Deputi Gubernur Senior BI juga tepat, dalam arti figur yang diterima pasar. Menurut penulis figur termaksud adalah Deputi Gubernur BI sekarang ini, namun yang telah lama berkarir di BI.
Jika Presiden Prabowo mengusulkan nama untuk Calon Deputi Gubernur Senior BI tidak tepat, maka kemungkinan besar pasar akan merespon negatif. Nilai tukar bisa melemah lagi.
Calon Deputi Gubernur Senior BI
Dari beberapa sumber yang penulis dapat, Calon Deputi Gubernur Senior BI yang diusulkan oleh Presiden Prabowo adalah Solikin M. Juhro (saat ini menjadi Asisten Gubernur BI).
Jika benar info tersebut, menurut penulis usulan tersebut sudah tepat. Solikin berasal dari internal BI dan mempunyai kemampuan serta pengetahuan yang mumpuni baik di bidang kebijakan Moneter, Makroprudensial dan Sistem Pembayaran.
Penulis yakin duet “Destry dan Solikin” termasuk “Tim Impian” yang diharapkan mampu menjadi nakhoda BI yang mampu menjalankan tugas dan fungsi BI dengan optimal.
Ternyata, perkembangan cukup dinamis, terakhir terinfo Aida S Budiman (sekarang Deputi Gubernur BI) menjadi calon kuat Deputi Gubernur Senior BI sedangkan Solikin M Juhro sebagai calon Deputi Gubernur BI.
- Penulis, Dr Y Sri Susilo, Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY, Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta, WKU Bidang Kominfodigi Kadin DIY.





