Dinamika Ekonomi Global Sangat Cepat, Penting Kompetensi Internasional

oleh -507 Dilihat
WISUDA: Rektor UMY Prof Achmad Nurmandi mewisuda lulusan kampusnya.(Foto: dok UMY)

JOGJA, bisnisjogja.id – Percepatan dinamika ekonomi global menuntut generasi muda memiliki keterampilan lintas batas, kecakapan teknologi, dan kesiapan mobilitas kerja yang lebih tinggi.

Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Prof Achmad Nurmandi menekankan itu dalam Wisuda Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Gedung Sportorium UMY pada Rabu (10/12/2025).

”Kita menghadapi perubahan ekonomi global yang sangat cepat. Kondisi ini menuntut para lulusan memiliki daya saing kuat, tidak hanya nasional tetapi juga internasional,” ungkap Nurmandi.

Karena itu, ia mendorong alumni agar membuka diri terhadap peluang karier di luar negeri. Kebutuhan tenaga profesional sangat besar dan beragam di luar negeri.

Ia mengatakan, guna menjawab tantangan tersebut, UMY menetapkan standar kompetensi tambahan bagi seluruh lulusannya, termasuk Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) serta sertifikasi profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pada wisuda kali ini, 298 wisudawan telah memperoleh sertifikasi BNSP. Selain itu, kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat wajib bagi mahasiswa di semua jenjang studi.

Kompetensi Religius

Sebagai bagian dari perguruan tinggi Muhammadiyah, UMY juga menekankan kompetensi religius berupa kemampuan membaca Al-Qur’an dan pemahaman tata ibadah dasar bagi mahasiswa Muslim. Nilai moral dan integritas dianggap sebagai fondasi penting ketika para lulusan memasuki dunia kerja.

”Kami tahu tugas akademik di UMY terasa lebih berat dibandingkan kampus lain, bahkan sering dikeluhkan mahasiswa di media sosial. Tapi itu semua demi kebaikan mereka. Ketika masuk dunia kerja, mereka akan melihat manfaat dari kompetensi yang diasah selama kuliah,” jelas Nurmandi.

Kampus juga aktif mendorong alumninya untuk mengisi peluang kerja internasional, terutama di kawasan Timur Tengah yang membutuhkan banyak SDM terdidik dari Indonesia.

”Peluangnya besar sekali. Jika alumni memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Arab yang baik, tidak ada alasan untuk ragu mengambil kesempatan. Orang tua pun tidak perlu khawatir bila anak mereka ingin berkarier di luar negeri,” tandasnya.

Pada periode wisuda ini, UMY meluluskan 689 mahasiswa, terdiri dari 620 Sarjana, 42 Magister, 13 Doktor, dan 14 Diploma. Sebanyak 10 di antaranya merupakan mahasiswa internasional dari Somalia, Gambia, Afganistan, Suriah, Filipina, dan Timor-Leste.

No More Posts Available.

No more pages to load.