Tingkatkan Kesejahteraan Warga, Mahasiswa UNY Beri Pelatihan Budidaya Lele Bioflok

oleh -477 Dilihat
PELATIHAN: Tim dari FMIPA UNY memberi pelatihan budidaya ikan lele.(Foto: dok UNY)

JOGJA, bisnisjogja.id – Tim Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyelenggarakan Workshop Budidaya Lele dengan Sistem Bioflok Terintegrasi Hidroponik Berbasis IoT bagi warga Desa Prawatan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

”Kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program kehidupansehat dan sejahtera serta industri, inovasi, daninfrastruktur melalui penerapan teknologi modern di sektor perikanan dan pertanian desa,” papar anggota Tim BEM FMIPA UNY, yaitu Dwi Retno Agustina.

Kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Desa Prawatan, Sriyanto, serta tim kemahasiswaan UNY. Narasumber utama, Ahmad Ardan Ardiyanto, pemilik Dewaponik sekaligus inovator hidroponik nasional, membagikan pengalaman praktik sukses mengembangkan hidroponik hingga mampu menembus pasar nasional.

Ia memaparkan materi mengenai pengelolaan kolam bioflok, teknik perawatan hidroponik, serta strategi integrasi kedua sistem untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Teknologi IoT

Selain itu, Tim BEM lainnya, Salsabila Maryam, dan Hilal Indra Soerja, memberikan pelatihan mengenai teknologi IoT pada sistem bioflok.

Mereka memperkenalkan konsep feed and care berbasis sensor yang memungkinkan pemberian pakan otomatis dan pemantauan kualitas air secara real-time. Inovasi tersebut menarik perhatian warga karena dinilai dapat meningkatkan efisiensi waktu dan kinerja peternak.

Workshop juga diisi dengan sesi praktik, meliputi penyemaian hidroponik, fermentasi bioflok untuk menjaga kualitas air kolam, serta penggunaan perangkat IoT untuk sistem pakan otomatis dan monitoring kolam. Pendampingan langsung oleh mahasiswa membuat warga dapat merasakan manfaat teknologi secara konkret.

Dwi Bodro dari PPL Perikanan Kecamatan Jogonalan menyampaikan bahwa program ini berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat melalui integrasi hidroponik, bioflok, dan IoT.

Sementara itu, salah satu anggota Kelompok Wanita Tani mengungkapkan antusiasme warga yang baru pertama kali belajar teknologi modern untuk budidaya lele, serta berharap kegiatan serupa terus berlanjut.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa yang beranggotakan Ayunda Puspitasari, Auliya Windi Natriansyah, Desna Rafli Anggayana, Dewa Ngakan Gede Mahadewa, Dwi Retno Agustina, Hilal Indra Soerja, Inneda Berta Anggraini, Khusni Amri, Latif Rikza Hakim W, Nasyaa Zahrotul Jannah, Nasywa Safira Ardhani, Nurmala Jati, Rabani Adiet Pratama, Retno Rahmatiah Wijoyono, dan Salsabila Maryam, dengan dosen pendamping Prof Tien Aminatun.

Melalui pelatihan ini, UNY berharap masyarakat Desa Prawatan dapat terus mengembangkan inovasi budidaya modern yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

No More Posts Available.

No more pages to load.