Diskusi Kadin DIY dan Bea Cukai, Jogja Tempat Kegiatan Internasional di Luar Jakarta

oleh -608 Dilihat
DISKUSI TERBATAS: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY melakukan diskusi terbatas dengan Kantor Bea Cukai Yogyakarta di Kantor Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta.(Foto: Y Sri Susilo)

JOGJA, bisnisjogja.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY melakukan diskusi terbatas dengan Kantor Bea Cukai Yogyakarta di Kantor Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta (Kamis, 27/02/25). Pada diskusi tersebut terlontar bahwa Yogyakarta merupakan salah satu tempat kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Hadir dalam diskusi tersebut, Waketum Bidang Organisasi dan Kemahasiswaan Kadin DIY, Robby Kusumaharto dan Kepala Kantor Bea Cukai Yogyakarta, Teddy Himawan.

Robby didampingi sejumlah pengurus Kadin DIY antara lain Waketum Bidang Perpajakan dan Kepabeaan, Dedy Suwardi, Tim Apriyanto, Indro Wardoyo dan Y Sri Susilo. Teddy Himawan didampingi sejumlah staf Kantor Bea Cukai Yogyakarta.

Pertemuan dan diskusi Kadin DIY dam Kantor Bea Cukai Yogyakarta telah beberapa kali. Tempat dan tuan rumahnya bergantian. Topik diskusi informal tersebut berkaitan dengan informasi regulasi terkini dan perkembangan usaha khususnya yang berkaitan dengan tugas Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta.

Bantu Pengusaha

”Selama ini kami telah dan akan terus membantu pengusaha DIY yang akan melakukan ekspor ke mancanegara,” ungkap Teddy.

Menurut, Teddy dukungan Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta dilakukan melalui sosialisasi, edukasi dan pendampingan. Tugas pokok Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta adalah mengawasi lalu lintas barang impor dan ekspor, serta mencegah penyelundupan barang ilegal.

PAMERAN INTERNASIONAL: Jajaran Kadin DIY dan Bea Cukai sepakat JEC potensial sebagai lokasi pameran internasional.(Foto: istimewa)

”Di samping dengan Kadin DIY, kami juga menjalin kerja sama dengan Aosiasi Perusahaan Kawasan berikat (APKB) Yogyakarta, Balai Diklat Keuangan Yogyakarta, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY dan Pemda DIY (c.q Disperindag DIY),” jelas Teddy.

Ia berharap dengan adanya kerja sama tersebut, kontribusi Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta akan menjadi lebih optimal. Khusus pelayanan terhadap perusahaan-perusahaan di kawasan berikat, termasuk di luar jam kerja, prinsipnya Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta mendukung, namun terlebih dahulu disampaikan informasi jadwal dan waktunya.

Tempat Potensial

”Yogyakarta merupakan salah satu tempat potensial sebagai tempat pameran atau eksebisi skala internasional,” jelas Robby Kususmaharta.

Menurut Robby, Jogja Expo Center (JEC) merupakan tempat pameran yang paling luas di luar Jakarta. Di samping itu, fasilitas pendukung di dalam JEC juga cukup memadai. Lokasi Yogyakarta, relatif mudah dijangkau melalui jakur penerbangan (Bandara YIA) maupun lewat jalur kereta api (Stasiun Tugu).

Pernyataan Robby Kusumaharta tersebut disukung oleh Dirut JEC Indro Wardoyo. Ia mengatakan selama ini pameran internasional terlalu Jakarta sentris.

erkaitan upaya menjadi JEC sebagai alternatif tempat pameran internasional di luar Jakarta maka perlu berbagai langkah, antara lain meningkatkan jumlah penerbangan langsung ke Bandara YIA. Di samping itu, fasilitas pendukung JEC perlu ditingkatkan secara kuantitas dan kualitasnya.

Ketua Komtap Organisasi dan Keanggotaan Kadin DIY, Y Sri Susilo menambahkan JEC selama ini telah digunakan sebagai ajang pameran internasional, namun jumlahnya masih terbatas. Salah satu pameran internasional termaksud adalah Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (Jiffina). Pameran Jiffina ke-9 akan digelar berlangsing di JEC pada 5-8 Maret 2025 mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.