JOGJA, bisnisjogja.id – Dalam rangka Ramadan dan Lebaran, para dosen tetap STIE YKPN Yogyakarta kembali memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan kerja melalui program sosial bertajuk ”STIE YKPN Berbagi Kebahagiaan”.
Kegiatan yang telah menjadi tradisi rutin selama lima tahun terakhir ini menyasar para karyawan garda terdepan yang berperan vital dalam mendukung operasional harian kampus.
Koordinator kegiatan sekaligus mahasiswa Program Doktor Ilmu Akuntansi, Lita Kusumasari, menyampaikan sebanyak 60 paket bingkisan lebaran telah diserahkan secara simbolis oleh Ketua STIE YKPN, Wisnu Prajogo.
Penyerahan yang didampingi oleh jajaran dosen tersebut ditujukan kepada 31 karyawan rumah tangga, 20 petugas satuan pengamanan (satpam), dan 9 petugas cleaning service.
Menurut Lita, yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh Shita Lusi Wardhani selaku sub-koordinator bidang menu dan Manggar Wulan Kusuma selaku sub-koordinator pendistribusian, para penerima manfaat merupakan bagian integral dari ekosistem akademik.
Mereka memastikan kelancaran, kenyamanan, serta keamanan aktivitas kampus setiap harinya, sehingga kontribusinya setara pentingnya dengan peran dosen dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Budaya Humanis Kampus YKPN
Senada dengan hal tersebut, Rudy Badrudin yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari budaya organisasi yang humanis di STIE YKPN. Program “Berbagi Kebahagiaan” menjadi apresiasi atas dedikasi para karyawan dalam mendukung tugas-tugas dosen dan operasional kampus secara keseluruhan.
Menariknya, seluruh pendanaan untuk penyediaan paket lebaran ini berasal dari sumbangan pribadi 41 dosen tetap STIE YKPN. Dana yang terkumpul kemudian diwujudkan dalam bentuk paket berisi kue dan berbagai kebutuhan pokok.
Bingkisan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para karyawan dalam menyambut dan menjalani ibadah di bulan suci Ramadan serta Lebaran.
Melalui aksi sosial yang dilakukan secara swadaya ini, para dosen STIE YKPN berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan rasa syukur dapat terus terpelihara. Langkah ini juga menjadi upaya strategis dalam mempererat hubungan kekeluargaan antar-elemen komunitas kampus demi menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan migunani bagi sesama.







