Inilah Keunggulan Cornghurt, Minuman dari Jagung Kaya Gizi

oleh -471 Dilihat
BAHAN ALAMI: Minuman dari bahan alami jagung manis karya Unisa Yogyakarta, menjaga kesehatan pencernaan.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Pendidikan tinggi tak hanya mengajarkan teori tetapi juga mempraktikkannya. Buktinya, Universitas Aisyiyah Yogyakarta yang membuat minuman pengganti susu hewani yakni ”Cornghurt” yang berbahan dasar jagung.

Inovasi dari tim peneliti Program Studi Bioteknologi Unisa Yogyakarta tersebut merupakan inovasi pangan. Mereka mengolah jagung manis menjadi yogurt probiotik.

”Produk tersebut bukan sekadar yogurt biasa, tapi juga jadi solusi buat mereka yang alergi susu hewani,” ungkap dosen dan peneliti Bioteknologi Unisa, Nosa Septiana Anindita.

Ia bersama Annisa Khumaira menghadirkan produk sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat akan pangan fungsional yang lezat sekaligus menyehatkan pencernaan.

Keunggulan utama yoghurt jagung karena bahan dasarnya dari jagung manis, bukan susu. Mereka yang tidak tahan dengan susu bisa menikmatinya kapan saja.

Proses Pembuatan

Nosa memaparkan, proses pembuatannya mirip dengan pembuatan yogurt tradisional, yakni melalui fermentasi.

Bedanya, bahan baku utamanya adalah jagung manis yang difermentasi menggunakan kultur bakteri probiotik pilihan.

Istimewanya lagi, isolat bakteri probiotik yang digunakan hasil ”karya sendiri” tim peneliti Unisa Yogyakarta yang sudah dikembangkan sejak tahun 2018.

Bakteri Lactiplantibacillus plantarum strain AS4, yang diisolasi dari Air Susu Ibu (ASI) pada tahun 2018 melalui pendanaan Kemenristekdikti, menjadi bintang utama dalam fermentasi ”Cornghurt”.

”Produk ini memiliki kandungan asam laktat, protein, dan aktivitas antibakteri yang tinggi. Kombinasinya sangat baik untuk menjaga keseimbangan mikroflora usus,” tutur Nosa.

Hasil Uji

Annisa menambahkan, hasil uji laboratorium membuktikan produk itu memiliki aktivitas antibakteri probiotik Lactiplantibacillus plantarum strain AS4 yang signifikan.

Bakterinya ampuh menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus memberikan perlindungan alami terhadap bakteri jahat seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.

Fortifikasi bakteri probiotik dalam fermentasi jagung manis terbukti mampu meningkatkan aktivitas antibakteri ”Cornghurt” secara signifikan.

”Rasanya khas yang tidak terlalu asam, justru cenderung manis alami karena bahan dasarnya jagung manis. Teksturnya pun lembut, cocok untuk berbagai kelompok usia,” ujar Annisa.

Mereka berharap ”Cornghurt” dapat menjadi produk pangan fungsional komersial yang bernilai tambah tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.