JOGJA, bisnisjogja.id – Ratusan penyandang disabilitas memenuhi Masjid Walidah Dahlan kampus Unisa Yogyakarta. Mereka berbaur bersama pedagang asongan, pengemudi becak, nelayan dan petani dari berbagai penjuru DIY.
Mereka mengikuti kegiatan Pengajian Ramadan Bersama Komunitas Dampingan dengan tema ”Menggembirakan Jaringan Akar Rumput”, Minggu (23/3/2025).
Selain mengikuti pengajian, mereka juga memperoleh bantuan kado Ramadan dari MPM PP Muhammadiyah.
”Kelompok dampingan yang hadir dari seluruh wilayah di DIY, ada petani, nelayan, penyandang disabilitas dan lainnya. Mereka tak hanya dari Yogyakarta tapi juga sebagian perbatasan dengan Jawa Tengah,” papar Yamin.
Pendidikan Difabel
Direktur Lazismu PP Muhammadiyah, Ibnu Tsani mengapresiasi MPM yang telah mendampingi kelompok-kelompok akar rumput. Ini merupakan bukti gerakan Muhammadiyah yang menyesar semua kalangan.
Rektor Unisa Yogyakarta, Dr Warsiti pada kesempatan tersebut menyatakan kampusnya terbuka bagi siapa saja, begitu pula penyandang disabilitas. Kampus sudah menerima mahasiswa difabel.
”Kampus menerima mahasiswa dari mana saja, silakan bagi para penyandang disabilitas yang ingin menempuh pendidikan di sini. Kami sangat terbuka,” ujar Warsiti.





