BOGOR, bisnisjogja.id – Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PP ISEI) menggelar ISEI Industry Matching di PT Eran Plasindo Utama, Bogor, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menggandeng Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) untuk memperkuat ekosistem UMKM.
ISEI fokus menjalankan peran sebagai simpul kolaborasi Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah (ABG). Organisasi ini mendorong skema inclusive closed-loop agar UMKM binaan bisa naik kelas secara sistematis.
Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo, menegaskan komitmen Astra dalam membangun ekosistem UMKM yang terstruktur. Perusahaan mengintegrasikan UMKM binaan langsung ke dalam rantai pasok industri nasional.
Ketua Bidang Kerjasama Dalam Negeri PP ISEI, Aviliani, menyebut kemitraan strategis sangat krusial. Model ini menjamin keberlanjutan usaha dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar global.
Pembinaan Berbagai Aspek
Sementara itu, YDBA memaparkan model pembinaan yang mencakup kapasitas manajerial dan standardisasi produksi. Selain itu, pembinaan ini menyentuh aspek tata kelola, akses pasar, hingga kemudahan pembiayaan.

ISEI juga menyoroti data penurunan kelas usaha dari menengah ke mikro dalam satu dekade terakhir. Fenomena ini menjadi tantangan serius bagi eskalasi kelas usaha dan stabilitas ekonomi nasional.
Hasil observasi lapangan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi kebijakan pada Sidang Pleno XXV ISEI. Rekomendasi tersebut bertujuan menciptakan solusi yang presisi dan berbasis kebutuhan riil industri.
”ISEI berkomitmen menghadirkan solusi berbasis praktik terbaik guna memperkuat struktur ekonomi nasional. Kolaborasi multipihak diharapkan mampu menciptakan ekonomi yang lebih inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” tandas Aviliani.





