Kemenkes dan Fujifilm Percepat Pemulihan Layanan Kesehatan Aceh

oleh -12 Dilihat
KOLABORASI: Kerja sama Kementerian Kesehatan dan Fujifilm Indonesia.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Sektor kesehatan wilayah terdampak bencana Sumatra kini mendapat angin segar melalui sinergi strategis antara sektor publik dan swasta. Fujifilm Indonesia menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk memulihkan fasilitas diagnostik di wilayah pascabencana Aceh.

Langkah konkret tersebut melalui penyediaan unit Mobile X-ray di RSUD Langsa, Aceh. Kolaborasi menjadi krusial mengingat bencana banjir dan tanah longsor pada akhir 2025 lalu sempat melumpuhkan operasional sejumlah fasilitas kesehatan penting di wilayah tersebut.

Bagi dunia bisnis medis, inisiatif itu menunjukkan peran vital teknologi portable dalam menjaga keberlangsungan layanan di tengah krisis. Ketika akses fisik terbatas, mobilitas alat kesehatan menjadi kunci utama agar aktivitas ekonomi dan sosial di sektor kesehatan tidak terhenti.

Pemeriksaan Langsung Pasien

Teknologi Mobile X-ray memungkinkan tenaga medis melakukan pemeriksaan langsung di sisi tempat tidur pasien (bedside imaging). Inovasi tersebut memangkas hambatan logistik yang biasanya menjadi kendala besar dalam pemulihan layanan kesehatan pascabencana.

Kerja sama formal telah dikukuhkan melalui penandatanganan perjanjian pada 7 April 2026. Fokus utamanya mencakup dukungan operasional non-komersial, proses instalasi, hingga pendampingan teknis agar perangkat dapat dimanfaatkan secara optimal oleh rumah sakit.

Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Masato Yamamoto, menegaskan, adaptasi teknologi adalah kunci dalam situasi darurat. Ia memandang kolaborasi sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam mendukung infrastruktur kesehatan yang berkelanjutan.

”Dalam situasi pascabencana, tantangan terbesar adalah memastikan diagnosis tetap cepat dan akurat. Kami berharap kolaborasi dapat mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan secara berkelanjutan,” ujar Masato Yamamoto.

Sistem Kesehatan Nasional

Di sisi lain, Kemenkes RI melihat kemitraan sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional. Sinergi lintas sektor dinilai sebagai cara paling efektif untuk menutup celah keterbatasan fasilitas di wilayah terpencil atau terdampak bencana.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alkes Kemenkes RI, Rizka Andalusia, memberikan apresiasi atas dukungan teknologi tersebut.

”Dukungan Mobile X-ray memberi kemudahan bagi tenaga medis untuk pemeriksaan cepat di sisi pasien,” ungkap Rizka.

Kehadiran alat diagnostik canggih mampu mengembalikan ritme pelayanan RSUD Langsa secara penuh. Dengan akses kesehatan yang kembali normal, pemulihan produktivitas masyarakat di Aceh dapat berjalan lebih cepat dan responsif.

No More Posts Available.

No more pages to load.