Kesejahteraan Satwa Fondasi Utama GL Zoo

oleh -344 Dilihat
SERTIFIKAT: GL Zoo meraih Certification of Animal Welfare dari Southeast Asian Zoos and Aquariums Association (SEAZA).(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta berlandaskan visi untuk merawat satwa dengan etika dan menjadikan kesejahteraan mereka sebagai kewajiban dasar.

“Kami juga terus menjalankan fungsi edukasi, riset, serta program breeding terkontrol guna menjaga kemurnian genetik satwa,” ujar Direktur Utama GL Zoo, KMT A. Tirtodiprojo di sela memantau kunjungan wisatawan di momen Lebaran di kebun binatang.

Ia mengungkapkan kebanggaannya karena ?GL Zoo semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga konservasi terdepan di Indonesia. Kebun binatang kebanggaan warga Yogyakarta ini menjadi satu-satunya yang sukses meraih akreditasi nilai mutu A (Sangat Baik) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sekaligus mendapatkan sertifikasi kesejahteraan satwa tingkat internasional.

Menurut Joko, panggilan akrabnya, pencapaian tersebut merupakan bentuk komitmen penuh dalam membangun kebun binatang modern yang berstandar global.

Raih Penghargaan Bergengsi

Penilaian akreditasi oleh KLHK sendiri dilakukan berdasarkan Pedoman Penilaian Lembaga Konservasi yang mencakup tujuh komponen utama, mulai dari administrasi, pengelolaan satwa, kesehatan, hingga keberlanjutan (sustainability).

Hasilnya, GL Zoo meraih skor 84,47 atau predikat Mutu A yang berlaku hingga lima tahun ke depan. Capaian ini menjadi standar tertinggi bagi pengelolaan kebun binatang di tanah air saat ini. Tidak hanya di level nasional, GL Zoo juga mengukir prestasi di kancah regional dengan meraih Certification of Animal Welfare dari Southeast Asian Zoos and Aquariums Association (SEAZA).

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada konferensi SEAZA ke-33 di Singapura, bertepatan dengan momen ulang tahun ke-72 GL Zoo pada November 2025 lalu.

Pengakuan Dunia Internasional

Sertifikasi merupakan pengakuan atas keberhasilan GL Zoo dalam menerapkan prinsip etika berdasarkan model Five Domains. Penilaian dilakukan secara ketat oleh komite etik SEAZA melalui kunjungan langsung untuk meninjau perbaikan kandang, pengayaan satwa (enrichment), hingga peningkatan kapasitas tenaga medis serta perawat satwa.

Joko menambahkan akreditasi dan sertifikasi ini sangat penting untuk mencegah praktik manajemen yang buruk. Sertifikat penghargaan dari SEAZA itu sendiri akan berlaku hingga 18 November 2030.

“Penghargaan ini bukanlah akhir dari prestasi kami, melainkan menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan standar perawatan satwa demi kelestarian alam,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.