Manfaatkan Makanan Pendamping Beras

oleh -7 Dilihat
MASAK: Anggota DRPD Kota Yogyakarta, Darini SIP berbincang dengan peserta lomba masak pendamping beras.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Beras selama ini menjadi makanan utama masyarakat. Padahal, kecuali beras masih banyak makanan pendamping yang bisa menggantikan beras. Dengan begitu ketergantungan pada beras bisa berkurang.

Karena itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta yang menjabat Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Darini SIP mengajak masyarakat untuk kembali melirik kekayaan pangan lokal sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan ketahanan pangan keluarga.

Hal ini disampaikan dalam acara Lomba Memasak Sehat yang mengusung tema inovasi menu pangan pengganti beras di Kota Yogyakarta.

Darini menekankan, Indonesia khususnya wilayah Yogyakarta, memiliki keragaman sumber karbohidrat nonberas yang sangat melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap muncul kreativitas baru mengolah bahan pangan lokal agar memiliki nilai rasa yang tinggi dan menarik bagi seluruh anggota keluarga.

” Lomba memasak dengan fokus utama pada bahan pengganti beras. Kita ingin menularkan kesadaran kepada masyarakat bahwa sumber pangan kita sangat banyak, mulai dari kentang, singkong, ubi, dan berbagai jenis umbi-umbian lainnya,” ujar Darini.

PESERTA: Usai lomba masak, peserta berpose bersama untuk kenang-kenangan.(Foto: istimewa)

Tantangan Diversifikasi Pangan

Ia mengungkapkan, tantangan terbesar diversifikasi pangan yakni budaya masyarakat yang masih memegang prinsip “belum makan kalau belum makan nasi”. Ia mendorong adanya gerakan masif untuk membiasakan konsumsi pangan pendamping beras guna memutus ketergantungan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta itu menyoroti kaitan erat antara pola konsumsi pangan dengan tren kesehatan masyarakat saat ini. Di tengah meningkatnya berbagai jenis penyakit tidak menular, kembali ke pangan alami dan beragam menjadi solusi strategis untuk membangun imunitas tubuh.

”Mari kita bersama-sama menggalakkan gerakan makan sehat dengan gizi yang memenuhi syarat. Dengan konsumsi pangan yang beragam dan bergizi, kita berharap dapat mewujudkan generasi masyarakat Yogyakarta yang lebih sehat dan tangguh di masa depan,” tandasnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto menambahkan Pemerintah Kota Yogyakarta hendaknya memperhatikan pertanian perkotaan untuk mendukung kedaulatan pangan.

”Lahan sawah di Kota Yogyakarta sangat kecil, kita berharap pemkot dapat memfasilitasi berbagai aktifitas pertanian perkotaan yang mampu wujudkan kedaulatan pangan,” imbuh Eko.

No More Posts Available.

No more pages to load.