Petani Berdaya, Indonesia Berjaya!

oleh -3654 Dilihat
SEMINAR PERTANIAN: Para narasumber menyampaikan masa depan pertanian di sejumlah negara dalam seminat di UAJY.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Petani berdaya, Indonesia berjaya! Teriakan tersebut keluar dari Dekan FISIP Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Dr Victoria Sundari Handoko. Ia menggelorakannya dalam public lecture bidang pertanian.

”Petani berdaya, Indonesia berjaya! Perlu inovasi dan modernisasi pada sektor pertanian agar pertanian Indonesia berkembang,” tandas Sundari.

Public lecture menyoroti agrikultur bagi masyarakat terutama yang berprofesi sebagai petani. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Auditorium Kampus 4 Gedung Teresa UAJY, Selasa (6/8/2024).

Seminar merupakan salah satu rangkaian acara kolaborasi FISIP dan FT yang mendiskusikan tentang agrikultur dan petani, sebagai aktor dalam mempertahankan sumber daya pangan. Isu pangan ini sangat erat kaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Selain internal kampus, ada pula pihak lain yang hadir yakni kelompok tani seperti Paguyuban Nayantaka, Lingkar Organik, Sri Rejeki, Kompak-Yo, Bulak Kunden, Kelompok Wanita Tani, dan masih banyak lagi.

Pertanian Jepang

Dosen Maine Maritime Academy USA, Dr Aaron J Kingsbury PhD yang menjadi pembicara pada sesi pertama menyampaikan materi bertema ”Pendekatan Inovatif dan Ekologis terhadap Perubahan Sosial di Pertanian Jepang”.

Ia banyak memberi contoh pertanian Jepang mulai dari awal mula perkembanganserta dampak yang terjadi hari ini hingga kemungkinan di masa depan. Ia mengatakan, banyak pihak terutama perusahaan membantu pertanian Jepang agar berkembang.

”Namun demikian, aktor atau petaninya sendiri tidak ada sehingga membuat masa depan orang Jepang menjadi tidak menentu,” ungkap Aaron.

Narasumber lain, Prof Thomas Reuter dari Universitas Melbourne memaparkan adanya praktik petani kecil justru bermanfaat dan memiliki dampak yang besar di masa mendatang. Karena itu, perlu adanya pengembangan berkelanjutan agar petani kecil tidak berhenti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.