JOGJA, bisnisjogja.id – Wajah Ngatikno (70), marbot Masjid Al-Amin Ngemplak, Sendangadi, Mlati, Sleman terlihat sumringah. Ia bersama marbot lain seluruh Indonesia bakal memperoleh bantuan untuk mendukung kemandirian ekonomi.
Laki-laki yang sudah menjalani profesi selama hampir 40 tahun tersebut tak lupa selalu bersyukur atas segala karuniaNya. Begitu pula ketika mendapat bantua dari Program Marbot Berdaya Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH).
Bagi Ngatikno, menjadi marbot merupakan amanah besar yang mencakup berbagai tanggung jawab. Ia harus mulai membuka dan menutup masjid hingga menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan ibadah. Kecuali itu, juga bersosialisasi dengan masyarakat sekitar dan pengunjung masjid.
”Terima kasih Indosat, dengan bantuan wirausaha ini, saya dan keluarga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan usaha warung saya sambil tetap menjaga dan merawat masjid,” tutur Ngatikno yang tak pernah berhenti mengucap syukur.
Sosial dan Ekonomi
Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhonegoro mengungkapkan pihaknya
mendukung kehadiran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi. Salah satunya dengan memberdayakan para marbot, keluarga dan komunitas sekitarnya.
”Dengan memberikan akses terhadap peluang usaha dan pengembangan keterampilan, masjid dapat menjadi pilar dalam memperkuat ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Ia menegaskan seluruh upaya Indosat selama Ramadan sejalan dengan tujuan besar menghubungkan dan memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia.
”Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi yang membutuhkan serta memperkuat nilai kebersamaan di bulan penuh berkah ini,” imbuhnya.
Seluruh Indonesia
Indosat berbagi kebahagiaan dan mendukung sesama dengan langkah nyata. Melalui inisiatif pemberdayaan ekonomi lokal untuk marbot di seluruh Indonesia, perusahaan berkolaborasi bersama anak perusahaan (Lintasarta, Artajasa, BDX) serta lembaga Zakat Infaq dan Sedekah (ZIS) Indosat.
Mereka memberikan dukungan bagi 200 keluarga penjaga masjid yang tersebar di 58 lokasi seluruh Indonesia. Di wilayah Jawa Tengah dan DIY, tersebar di 15 titik mulai dari Kudus, Semarang, Pemalang, Pekalongan, Tegal, Pati, Salatiga, Solo, Karanganyar, Klaten, Yogyakarta, Sleman, Magelang, Kebumen, hingga Purwokerto.
”Kami juga mendukung kelancaran aktivitas digital berjalan lancar melalui Unparalleled Network Services. Dengan jaringan yang telah terintegrasi dan diperkuat teknologi berbasis cognitive learning, pelanggan dapat menikmati komunikasi yang stabil dan aman, kapan pun dan di mana pun,” ujar Fahd.
Melalui jaringan komunikasi yang andal serta inisiatif sosial, Indosat ingin memastikan setiap orang memiliki kesempatan untuk bersilaturahmi dan berbagi, menjadikan Ramadan lebih bermakna.






