JOGJA, bisnisjogja.id – Departemen Industri Keuangan Non-Bank Masyarakat Ekonomi Syariah DIY menggelar Workshop Financial Planning Series 2 dengan tema ”Meraih Rezeki yang Halalan dan Thoyiban dari Pasar Modal”.
Acara berlangsung di Bank Syariah BDS dan mendapat dukungan penuh dari Bank Syariah BDS, BSI HOS Cokroaminoto YK, BPRS BDW, dan BPRS FORMES Sleman.
Bakti Wibawa dari MES DIY menuturkan workshop merupakan lanjutan dari Workshop Financial Planning Series 1, yang telah berlangsung pada 08 Februari 2025. Series kedua untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai strategi investasi syariah serta penerapan konsep keuangan yang lebih praktis dan aplikatif.
”Hadir sebagai narasumber Meilando Pringgadani, dengan moderator Ariani Kartika, serta MC Ade Amelia Putri. Acara diawali dengan lantunan Kalam Ilahi oleh Farida Nur Azizah, menciptakan suasana khidmat sebelum sesi utama berlangsung,” papar Bakti, Selasa (25/2/2025).
Strategi Keuangan
Peserta memperoleh pemahaman mendalam tentang strategi penyusunan portofolio keuangan sesuai dengan kaidah Efficient Frontier Curve, serta pengenalan pasar modal untuk trading dan investasi sebagai money booster.
Selain teori, peserta juga berkesempatan untuk mempraktikkan analisis fundamental dan teknikal saham, yang menjadi keterampilan krusial dalam mengambil keputusan investasi yang tepat dan sesuai prinsip syariah.

Menurut Meilando Pringgadani, penting bagi setiap individu untuk memahami mengoptimalkan instrumen keuangan syariah agar dapat memperoleh keuntungan yang halal dan berkah.
”Pasar modal syariah bukan hanya investasi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun ekonomi berbasis keberkahan. Dengan memahami strategi investasi yang tepat, kita bisa mengelola keuangan secara cerdas dan sesuai dengan prinsip Islam,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif selama sesi diskusi dan praktik analisis saham. Mereka mendapatkan wawasan baru tentang pasar modal dapat menjadi salah satu sumber rezeki yang halal, tanpa meninggalkan aspek kehati-hatian dan keberkahan dalam pengelolaan keuangan.
Workshop menjadi bagian dari komitmen MES DIY meningkatkan literasi keuangan syariah khususnya memahami peluang investasi pasar modal yang halal dan sesuai dengan prinsip halalan thoyiban. Dengan adanya dukungan dari berbagai lembaga keuangan syariah, kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif mendorong pertumbuhan investasi syariah di Indonesia.





