JOGJA, bisnisjogja.id – Kondisi medan Indonesia memerlukan kendaraan yang tahan banting, utamanya untuk usaha. Nah, ada satu jenis kendaraan yang menjadi incaran pelaku usaha, industri besar, UMKM maupun rumahan.
Ya, dari dulu para pelaku usaha akrab dengan Suzuki Carry. Kendaraan tersebut terbukti tangguh di segala medan. Kini, muncul dengan model terbaru, Suzuki New Carry. Banyak kelebihan ada pada mobil niaga itu.
”Kendaraan ideal untuk usaha perlu kekuatan, daya angkut serta berbagai fitur pendukung. Kami ingin memberikan gambaran keuntungan kepada para pengusaha untuk mencapai kesuksesan bersama New Carry,” ungkap 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel, Rabu (27/11/2024).
Daya Angkut
Suzuki New Carry yang memiliki banyak keunggulan mendapat julukan ”Rajanya Pick-Up”. Para pelaku usaha memanfaatkannya sebagai kendaraan pengangkut buah, sayur dan lainnya.
Beberapa faktor ekonomis jadi pertimbangan menentukan kendaraan niaga. Kapasitas daya angkut besar merupakan prioritas karena kemampuan mengangkut dalam volume banyak bisa mengurangi kemungkinan frekuensi pengiriman lebih sering dari seharusnya. Inilah kelebihan New Carry.

”Pelaku usaha juga butuh performa mesin prima untuk mengejar ketepatan waktu namun tetap hemat bahan bakar,” tandas Harold.
Mampu Adaptasi
Ia juga menyebut kelebihan lain yakni durabilitas dan fleksibilitas saat menempuh jarak jauh dengan keberagaman rute ataupun kondisi jalan. Sederet kriteria tersebut dapat menunjang penghematan biaya perjalanan serta mengantisipasi risiko kehilangan peluang pemenuhan permintaan.
Harold memberi contoh, pengusaha bunga sering mendapat tantangan menjaga kesegaran produk selama perjalanan. Mereka memerlukan kecepatan pengantaran sebelum layu.
”Mengatasi hal tersebut, New Carry memiliki keandalan performa dan tenaga dari mesin K15B-C berkapasitas 1.500 cc untuk mengejar ketepatan waktu kirim,” imbuhnya.
Pengusaha buah juga mengutamakan hal sama untuk kelancaran bisnisnya. Pada kelas kendaraan niaga ringan, New Carry menyediakan kemampuan besar guna mengangkut berbagai jenis buah, seperti apel, jeruk, pisang. Kapasitas angkut hingga satu ton memungkinkan distribusi pemasaran komoditas dengan volume banyak sehingga margin keuntungan dapat optimal.





