JOGJA, bisnisjogja.id – Penegakan hukum di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Butuh orang-orang muda yang idealis untuk memurnikan dan menegakkan hukum agar tercipta masyarakat yang berkeadilan.
Rektor Universitas Widya Mataram (UWM), Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc menegaskan hak itu di depan lulusan mahasiswa Fakultas Hukum di Tara Hotel Yogyakarta, Selasa (20/8/2024).
”Manfaatkan dan terapkan ilmu selama studi di UWM. Sebagai alumni FH, Saudara memiliki peran penting dalam memperbaiki citra penegakan hukum Indonesia,” tandas Edy.
Peserta yudisium dan pelesan sebanyak 46 orang dari program sarjana (S1) dan lima peserta yudisium program magister (S2). Tampak hadir pula Wakil Rektor III UWM, Dr Roni Sulistyanto Luhukay SH MH serta para dekan.
Mengutip laporan World Justice Report, kondisi hukum Indonesia masih memprihatinkan. Indeks penegakan hukum stagnan belum memperlihatkan kemajuan yang signifikan.
Pendopo Agung
Edy menambahkan wisuda bakal berlangsung di Pendopo Agung Kampus Terpadu UWM. Dengan begitu wisudawan bisa menyaksikan secara langsung progres pembangunan tahap kedua Kampus Terpadu UWM, yang mencakup lima gedung baru.
”Pembangunan gedung baru tidak menggunakan dana dari mahasiswa, melainkan dukungan berbagai pihak. Hal ini menunjukkan komitmen UWM dalam meningkatkan fasilitas pendidikan tanpa membebani mahasiswa,” tegasnya.
Sebagai mantan Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), ia juga menyoroti tantangan perguruan tinggi swasta (PTS) saat ini. Terutama, semakin banyaknya penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN).
Ia juga menekankan nilai IPK cumlaude adalah pencapaian yang baik namun hal tersebut bukanlah segalanya. Keunikan, jiwa kepemimpinan, dan personal branding juga menjadi nilai tambah yang akan membuat lebih menonjol dalam dunia kerja.





