Penilaian Negatif, Kondisi Ekonomi Memburuk

oleh -98 Dilihat
Ilustrasi logo UI.(Foto: dok UI)

JOGJA, bisnisjogja.id – Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia mengadakan penelitian beberapa waktu lalu. Hasilnya, kondisi ekonomi saat ini mengalami penurunan.

Para peneliti terdiri atas Chaikal Nuryakin, Jahen F Rezki, Nia Kurnia Sholihah, Faradina Alifia Maizar, Hamdan Bintara, Muhammad Jamie Rofie Q.

Mereka mengungkapkan mayoritas responden menilai kondisi ekonomi Indonesia semakin memburuk dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya.

Kesimpulan penelitian juga menyebutkan pertumbuhan ekonomi diproyeksikan melemah. Ekspektasi mayoritas ahli menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi akan mengalami kontraksi, meskipun penurunannya tidak terlalu drastis.

Menurut penelitian itu, tekanan inflasi cenderung meningkat ke depan. Meskipun saat ini harga relatif stagnan, sebagian besar ahli memperkirakan adanya kenaikan tekanan inflasi di masa mendatang.

Pasar tenaga kerja dan lingkungan bisnis masih menjadi tantangan besar. Penurunan dalam kualitas pekerjaan dan iklim usaha yang tidak kondusif menjadi perhatian utama.

Penilaian Negatif

Hasil penelitian juga menyimpulkan, kebijakan fiskal mendapatkan penilaian negatif. Kebijakan fiskal dinilai tidak mampu mendongkrak pertumbuhan dan menjaga stabilitas ekonomi.

Sementara itu kebijakan moneter dan sektor keuangan dinilai netral hingga kurang efektif. Meskipun persepsi terhadap kebijakan moneter cenderung seimbang, kebijakan di sektor keuangan juga belum menunjukkan dampak signifikan.

Pada isu sosial, terutama inklusivitas dan ketimpangan ekonomi, masih mendesak, kesimpulannya masyarakat rentan dan kelompok terpinggirkan belum mendapatkan perhatian yang cukup pada pemerataan pembangunan.

Mengenai politik, penelitian menyimpulkan stabilitas politik dan masalah korupsi tetap menjadi sumber kekhawatiran.

Penilaian negatif terhadap kedua aspek tersebut menunjukkan bahwa tantangan non-ekonomi juga berdampak pada kepercayaan publik.

Kesimpulan 100 hari pertama pemerintahan menunjukkan evaluasi negatif yang hampir menyeluruh. Segi kebijakan ekonomi maupun reformasi institusional, respons para ahli menunjukkan bahwa masih banyak ruang untuk perbaikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.