JOGJA, bisnisjogja.id – Stabilitas ekonomi daerah harus terus terjaga dengan memperkuat kerjasama antar sektor. Selain itu, pastikan setiap kebijakan selalu berpihak pada kesejahteraan rakyat.
”Semua pihak terus bekerja keras menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Tanpa kerja sama, mustahil peningkatan kualitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat akan terbangun,” tandas Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono.
Ia menyampaikan hal itu dalam perngatan Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) Ke-78, Jumat (25/10/2024) di Gedung Keuangan Negara, Yogyakarta.
Refleksi Perjuangan
Menurut Beny, HORI harus menjadi momentum guna merefleksikan perjuangan para pendahulu dalam membangun kedaulatan ekonomi Indonesia.
”Juga semangat untuk saling bergandeng tangan seperti ketika pertama kali Oeang Republik Indonesia atau ORI terbit,” ujarnya.
Peringatan HORI mengusung tema ”Tulus dalam Pelayanan, Transformasi Berkelanjutan”. Tema tersebut bermakna memberikan pelayanan tanpa pamrih, ikhlas dan selalu berorientasi pada tujuan dari pelayanan yang diberikan.
Selain itu, transformasi menunjukan berbagai inovasi yang terus akan KPPN DIY berikan untuk meningkatkan performa pelayanan yang lebih baik.
Tingkatkan Kolaborasi
Kepala Kanwil DJPb DIY, Agung Yulianta mengatakan peringatan HORI meningkatkan kolaborasi antara KPPN Yogyakarta dan seluruh mitra kerja. Hadirnya ORI bukan hanya menggantikan mata uang untuk bertransaksi.
”ORI berkembang menjadi alat ukur berbagai analisis dan kajian untuk melahirkan berbagai kebijakan dan program untuk peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Ia menceritakan, 30 Oktober 1946 atau 78 tahun yang lalu merupakan kali pertama Hari Oeang diperingati. Hal itu sebagai tanda mulainya penggunaan mata uang oleh Republik Indonesia dengan nama Oeang Republik Indonesia (ORI).





