Percepat Roda Ekonomi, Kembalikan Dana Transfer ke Daerah

oleh -592 Dilihat
Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY, Dian Ariani dan Dosen Ekonomi UKDW, Purnawan Hardianto.(Foto diolah, sumber: dok pribadi)
  • Pengembalian dana transfer ke daerah mempercepat gerak ekonomi lokal.
  • Perlu terobosan-terobosan kebijakan fiskal.
  • Menkeu diharapkan menggairahkan perekonomian melalui serangkaian kebijakan fiskal.

 

JOGJA, bisnisjogja.id – Penggantian Menteri Keuangan dari Sri Mulyani Indrawati (SMI) ke Purbaya Yudhi Sadewa (PYS) mengundang beragam pendapat. Kali ini, Direktur Kepatuhan Bank BPD DIY, Dian Ariani berharap ada kebijakan mengembalikan dana transfer ke daerah.

”Menteri yang baru kami harapkan mampu mengembalikan dana transfer ke daerah untuk mempercepat pergerakan roda perekonomian,” pinta Dian.

Ia mengungkapkan tugas berat menanti menteri baru, termasuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sesuai keinginan Pemerintahan Prabowo mencapai delapan persen.

”Yang jelas harapan kita, menteri yang baru bisa menjawab respons negatif pasar menjadi positif. Ada terobosan-terobosan baru kebijakan fiskal, penguatan sektor produktivitas yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya.

Ia menekankan pula, dalam kondisi ekonomi saat ini, pemerintah daerah perlu stimulus anggaran untuk membantu percepatan pergerakan ekonomi daerah.

Beban Berat

Ekonom Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta, Purnawan Hardianto terkejut dengan penggantian SMI. Ia meyakini yang bersangkutan tidak diganti tetapi mengundurkan diri.

Isu pengunduran diri sudah beberapa kali berhembus di kalangan pelaku pasar sejak beberapa waktu lalu, jauh sebelum demo yang berakhir kerusuhan di berbagai daerah.

”Mungkin SMI merasa semakin besar teladnya untuk mundur sejak kerusuhan terjadi. Apalagi rumahnya menjadi korban penjarahan,” tandas Purnawan.

Ia juga merasa heran dengan keputusan Presiden Prabowo yang berani mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai menteri keuangan baru. Nama itu belum banyak dikenal pelaku pasar.

Dampaknya, begitu diumumkan namanya sebagai pengganti SMI, IHSG langsung anjlok sebagai respons negatif pasar.

”Presiden sudah mengambil keputusan. Semoga menteri baru dapat menjalankan tugasnya untuk menstabilkan perekonomian, kembali menggairahkan perekonomian yang sedang lesu melalui serangkaian kebijakan fiskal,” harap Purnawan.

Ia juga berharap menkeu baru dapat melakukan terobosan dengan menemukan berbagai alternatif sumber pembiayaan APBN di luar pajak, sehingga rakyat terhindar dari beban berat kenaikan pajak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.