Praktik Manajemen Biaya Harus Inovatif dan Berkelanjutan

oleh -240 Dilihat
BUKA SEMINAR: Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto membuka seminar ''Unlocking Sustainable Competitiveness through Innovative Cost Management Practices''.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Di tengah tantangan ekonomi global dan era digitalisasi, perusahaan harus mampu mengelola biaya secara efektif tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan.

Kepala Departemen Akuntansi FBE UAJY, Dr Anastasia Susty A mengungkapkan itu pada Seminar Nasional bertajuk ”Unlocking Sustainable Competitiveness through Innovative Cost Management Practices”.

Seminar yang telah berlangsung, Rabu (8/5/2025), merupakan kerja sama Departemen Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) dan Ikatan Akuntan Indonesia Wilayah DIY.

”Seminar bertujuan memberikan wawasan terbaru kepada para akademisi, mahasiswa, dan praktisi bisnis mengenai pentingnya penerapan praktik manajemen biaya yang inovatif dalam mendukung daya saing usaha secara berkelanjutan,” papar Anastasia.

Kaprodi Akuntansi FBE UAJY, Pratiwi Budiharta MSA menambahkan, seminar juga dapat menjadi wadah pertukaran ilmu antara akademisi dan praktisi serta memberikan inspirasi bagi mahasiswa sebagai calon profesional akuntansi di masa depan.

Menurut Pratiwi, kegiatan tersebut memperkuat komitmen UAJY mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan melalui pengembangan pengetahuan akuntansi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Biaya Modern

Seminar menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidangnya. Narasumber pertama, Guru Besar Departemen Akuntansi FBE UAJY, Prof I Putu Sugiartha Sanjaya.

Ia memaparkan konsep dan teori manajemen biaya modern serta implikasinya bagi keberlanjutan bisnis di era industri 4.0.

”Pengelolaan biaya tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga strategi jangka panjang untuk mempertahankan posisi kompetitif,” ujar Putu.

PAPARAN NARASUMBER: Narasumber menyampaikan paparan dalam seminar nasional akuntansi.(Foto: istimewa)

Narasumber kedua, Presiden Direktur dan Co-Founder PT Sumber Inti Pangan, Ir Gunawan Wibisono. Dirinya berbagi pengalaman langsung tentang penerapan praktik manajemen biaya inovatif di industri manufaktur pangan.

”Melalui berbagai strategi penghematan biaya produksi dan pengelolaan rantai pasok, perusahaan mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan kualitas produk,” ungkap Gunawan.

Selanjutnya, General Manager Finance and Accounting PT Djarum, Yohanes Handojo MM menyampaikan praktik pengelolaan biaya dalam skala industri besar. Ia menyoroti pentingnya penggunaan teknologi digital dan analisis data dalam mendukung pengambilan keputusan keuangan yang tepat sasaran.

Kerja Sama

Rektor UAJY, Dr G Sri Nurhartanto membuka seminar sekaligus memberi sambutan. Berikutnya, Dekan FBE UAJY Wenefrida Mahestu Noviandra Krisjanti PhD dan pengurus IAI DIY, Lita Kusumasari MSA.

Pada kesempatan itu berlangsung pula penandatanganan MoU antara Departemen Akuntansi FBE UAJY dengan PT Sumber Inti Pangan serta Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DIY.

Sejumlah pihak memberi dukungan pada kegiatan tersebut yakni PT Sumber Inti Pangan, PT Savoria Kreasi Rasa, CV Computa, PT Harrisma Buwana Jaya, PT Coca Cola. ‘Hadir dalam seminar, 150 peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, guru, dan pelaku industri di Yogyakarta dan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.