Realisasi Belanja APBN di DIY Capai 75,65 Persen, Penerimaan Perpajakan Naik

oleh -351 Dilihat
Agung Yulianta (Foto: Priyo Wicaksono)

JOGJA, bisnisjogja.id -Hingga akhir Oktober 2024, realisasi belanja negara DIY tercatat tumbuh 7,13 persen (y-o-y) dengan realisasi sebesar Rp 19,18 triliun atau 75,65 persen dari pagu sampai dengan 31 Oktober 2024.

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) DIY, Agung Yulianta mengungkapkan hal itu di kantornya, Rabu (20/11/2024).

Ia menjelaskan ada dua komponen utama belanja negara yang mengalami pertumbuhan cukup
menggembirakan yaitu belanja pemerintah pusat yang tumbuh 8,80 persen (y-o-y) dengan realisasi
67,12 persen pagu dan TKD (Transfer ke Daerah) tumbuh 5,41 persen dengan realisasi 87,48 persen.

”Belanja pemerintah pusat meliputi realisasi belanja pegawai Rp 4,25 triliun, belanja barang Rp 4,08
triliun, belanja modal Rp 1,55 triliun, dan belanja bantuan sosial Rp 18 miliar,” papar Agung.

Penerimaan Pajak

Sementara itu, realisasi penerimaan perpajakan sampai dengan akhir Oktober 2024 mencapai Rp 5,77 triliun atau naik Rp 662,7 miliar dari periode yang sama di tahun 2023 yang mencatatkan realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp 5,11 triliun.

Agung mengungkapkan, penerimaan perpajakan didominasi Pajak Penghasilan (PPh) yang berkontribusi 54,91 persen dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berkontribusi 32,10 persen dari total penerimaan perpajakan.

Penerimaan Cukai mencapai Rp 667,87 yang mencatatkan kenaikan 5,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan realisasi Rp 637,59 miliar.

”Komponen pajak lainnya yang sebelumnya terkoreksi 1,49 persen mengalami kenaikan sebesar 1,01 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.