Sebanyak 85 Juta Jenis Pekerjaan akan Hilang pada 2025

oleh -411 Dilihat
WISUDA UMY: Suasana wisuda kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Tahun 2025 yang bakal menjelang, sebanyak 85 juta jenis pekerjaan akan hilang. Hal itu ada dalam laporan World Economic Forum pada tahun 2020.

Ini tentu menjadi tantangan bagi dunia pendidikan tinggi, yang bisa memunculkan fenomena ketidakpastian dan kecemasan karir pada para lulusannya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V Prof Setyabudi Indartono mengatakan itu dalam sambutannya pada Wisuda Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Program Vokasi, Sarjana, dan Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2024/2025 pada Rabu (11/12) di Gedung Sportorium UMY.

”World Economic Forum pada tahun 2020 merilis sebuah survei yang memprediksi bahwa ada 85 juta jenis pekerjaan yang akan hilang pada tahun 2025,” ungkap Setyabudi.

Banyak Tantangan

Laporan tersebut juga menyatakan banyak lulusan perguruan tinggi yang mengalami berbagai tantangan pasca lulus sebagai fresh graduate. Tantangan itu antara lain ketidakpastian dan kecemasan dalam karir.

Namun, permasalahan tersebut dapat diminimalisir ketika para lulusan kampus dapat menyusun strategi dan tujuan yang jelas untuk mencapai tujuannya. Salah satu bekalnya, etika dan integritas.

”Sehebat apapun Anda bisa mengerjakan seluruh pekerjaan, tetapi jika Anda tidak memiliki etika dan integritas yang baik maka hal tersebut akan menjadi persoalan,” tandas Setyabudi.

Wakil Rektor UMY bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Al-Islam Kemuhammadiyahan, Prof Muhammad Faris Al-Fadhat menambahkan laju pertumbuhan ekonomi antar negara – negara di dunia saat ini, termasuk Indonesia dapat dikatakan memiliki arus yang cukup cepat dan tinggi.

Namun faktanya saat ini, pertumbuhan ekonomi juga diiringi oleh kompetisi dan integrasi yang dilakukan oleh masyarakat. Hal tersebut tanpa disadari dapat memberikan dampak yang sangat signifikan bagi keadaan bangsa Indonesia, terutama pada perjalanan karir generasi z.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.