EKONOM sejati membantu publik membaca kenyataan dengan jernih. Mereka mempelajari data, menafsirkan gejala, lalu menawarkan jalan keluar masuk akal. Publik memberi tempat terhormat kepada ekonom yang menjaga nalar di tengah kebisingan politik dan kepentingan jangka pendek.
Tag: universitas andalas
Rupiah sebagai Nilai Tukar Kebijakan
RUPIAH tidak melemah karena satu angka kurs. Rupiah melemah karena pasar mengukur kualitas kebijakan. Ketika USD/IDR sempat menyentuh Rp 16.985 lalu bergerak lagi ke kisaran Rp 16.900an, pasar menilai premi risiko Indonesia naik dan baru mereda saat otoritas mengirim sinyal disiplin kebijakan. Kurs menjadi papan skor dari kredibilitas, arus modal, dan kebutuhan dolar sektor riil.
Keppres Status Bencana Nasional sebagai Langkah Sistemik
BANJIR bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak hanya merusak ribuan rumah, jalan, dan lahan pertanian. Bencana ini sedang mengguncang sistem ekonomi Sumatra melalui ripple effects yang merambat dari desa terpencil hingga kota besar.
Menggugat Syarat Koperasi Merah Putih
PERATURAN Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025 mengubah secara halus arah kebijakan Dana Desa. Aturan ini meletakkan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu syarat pencairan Dana Desa.
Mengapa Laju Pertumbuhan Ekonomi Naik Turun?
SETIAP kuartal, publik menyaksikan angka pertumbuhan ekonomi bergerak naik lalu turun. Banyak yang mengira semuanya sekadar soal ”pintar atau tidaknya” pemerintah mengelola anggaran.
Pemangkasan TKD, Sentralisme Baru, dan Stabilitas Ekonomi
PEMANGKASAN Transfer ke Daerah (TKD) bukan sekadar penyesuaian teknis anggaran. Kebijakan ini mengirim sinyal politik fiskal yang tegas: pusat mengambil kembali kendali atas arus uang publik.
Mengapa Peraturan Menteri Keuangan Berani Menantang Undang-Undang?
UNDANG-UNDANG memberi jaminan bahwa Transfer ke Daerah (TKD) tidak dapat dipotong kecuali karena sanksi. Di sisi lain, PMK membuka celah pemotongan dengan alasan yang longgar seperti infrastruktur atau program non-layanan dasar.
Indonesia 80 Tahun: Merdeka dari Penjajah, Terjajah oleh Ketimpangan?
PROKLAMASI 1945 bukan garis akhir, melainkan pintu awal menuju tanggung jawab besar, menghadirkan keadilan, persatuan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Delapan puluh tahun setelahnya, tugas itu masih menyisakan pekerjaan rumah besar.
Selamat Jalan Kwik Kian Gie, Ekonom Rakyat dan Penjaga Nurani Publik
KEPERGIAN Kwik Kian Gie meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Ia bukan hanya seorang ekonom, tapi juga seorang negarawan dan penjaga integritas publik yang konsisten.
Dampak Perang Israel-Iran bagi Ekonomi Indonesia
KEPUTUSAN Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menyerang situs nuklir utama Iran—Fordow, Natanz, dan Isfahan—telah memicu lonjakan ketegangan geopolitik dan menebarkan kepanikan di pasar global.
- 1
- 2
- 3
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.



