JOGJA, bisnisjogja.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, menyempatkan mengundang sarapan pagi dan ngobrol santai dengan Perwakilan Kadin dan HIPMI DIY. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gudeg Yu Djum, Wijilan, Kota Yogyakarta.
Jajaran Kadin DIY yang hadir antara lain Syahbenol Hasibuan (Ketua Dewan Pertimbangan Kadin DIY) , Rahadi Saptata Abra (Wakil Ketua Umum Kadin DIY), dan Ketua-ketua Komite Tetap Kadin DIY antara lain Freeda Mustika Sari, Teny Dewi, Indah Rahayu Murnihati ,Fransisca Diwati, Happy Kris dan Fajar.
Jajaran Kadin dalam kesempatan itu mengungkapkan supaya pemerintah lebih memperhatikan DIY menjadi kota MICE di Indonesia karena sudah memiliki infrastruktur lengkap yang mendukung, antara lain bandara internasional yang memadai yaitu YIA, banyak hotel bintang.
Selain itu, memiliki Exhibition Hall terbesar keempat di Indonesia yaitu JEC, dan insentif yang beragam dari wisata alam Gunung Merapi sampai pantai-pantai yang pasir putih maupun hitam, gua, wisata budaya dan heritage dan lainnya.
Hanya saja, kegiatan MICE yang sifatnya nasional dan internasional masih sedikit. Kadin minta pemerintah bisa membantu karena MICE akan membantu length of stay dan spending money enam kali lebih banyak dibanding wisatawan biasa.
Perhatikan
Berkaitan dengan permohonan tersebut, Wapres menyatakan akan memperhatikan dan mengarahkan kegiatan-kegiatan MICE ke Yogyakarta. Ia menyampaikan waktu menjadi Wali Kota Solo juga selalu melakukan hal yang sama.
Kadin juga menyampaikan salah satu start up asli binaan WKU Lingkungan Hidup Kadin DIY adalah produk Carbon Captures yang bernama Algari. Algari yang berbahan utama mikro alga tanaman bersel satu, berupa bioreaktor yang gampang dibuat, dipindah dan disesuaikan dengan lingkungan.
Ukurannya, dimensi panjang 1,8 meter, lebar 0,8 meter, tinggi 2 meter yang kompak, berfungsi sebagai penangkap karbon dan penghasil oksigen paling efektif, kemampuannya setara dengan 10 pohon besar di tepi jalan. Saat ini sudah terpasang di bandara internasional YIA.





