Festival Pasar Blumbang Dorong Kemandirian Ekonomi Wirokerten

oleh -35 Dilihat
PENGABDIAN: Tim Program Pengabdian Masyarakat Skema Desa Binaan pada acara di Pasar Blumbang.(Foto: dok UMY)

BANTUL, bisnisjogja.id – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkuat komitmen pemberdayaan ekonomi lokal melalui kolaborasi Festival Pasar Blumbang Mataram di Kalurahan Wirokerten, Banguntapan, Bantul.

Program Pengabdian Masyarakat Skema Desa Binaan ini merupakan upaya strategis UMY dalam mengawal transformasi Wirokerten menjadi destinasi wisata budaya unggulan di tingkat provinsi.

Kepala Subdirektorat Pengabdian Mahasiswa UMY, Dr Al Afik, menjelaskan proyek tersebut melibatkan tim multidisiplin dari 11 dosen guna menyentuh berbagai aspek fundamental desa secara komprehensif.

Fokus pendampingan tidak hanya menyasar sektor pariwisata, tetapi juga penguatan regulasi, digitalisasi literasi, hingga pemberdayaan UMKM untuk menciptakan ekosistem bisnis desa yang tangguh.

Carik Wirokerten, Rini Widya, mengungkapkan intervensi akademis selama empat tahun terakhir telah membuahkan hasil signifikan, termasuk penetapan Wirokerten sebagai desa rintisan budaya pada 2024.

Eksistensi Pasar Blumbang

Indikator keberhasilan ekonomi terlihat jelas pada eksistensi Pasar Blumbang Mataram yang kini menaungi sekitar 50 pelaku UMKM, mulai dari sektor kuliner tradisional hingga kerajinan tangan.

Dosen Pembimbing Desa, Sakir Ridho Wijaya, menekankan Pasar Blumbang dirancang sebagai ruang integrasi antara nilai budaya dan perputaran ekonomi riil bagi masyarakat setempat.

Selain transaksi jual beli, festival yang digelar setiap 35 hari sekali mulai mengadopsi prinsip keberlanjutan lingkungan melalui inisiasi pengurangan sampah plastik di area pasar.

Meski tumbuh positif, tantangan berat tetap membayangi, terutama terkait fluktuasi kebijakan anggaran dari pusat serta ketergantungan pada komitmen sukarela pengelola di lapangan.

Melalui sinergi tersebut, UMY menargetkan Wirokerten tumbuh menjadi desa wisata mandiri yang mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi kesejahteraan warga lokal.

No More Posts Available.

No more pages to load.