Perkuat Penetrasi Global, SIG Ekspor 45.000 Ton Klinker ke Mauritania

oleh -25 Dilihat
EKSPOR: Kapal yang membawa klinker ke Mauritania.(Foto: dok SIG)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Semen Indonesia (SIG) memulai ekspansi strategis ke pasar Afrika Barat Laut melalui pengiriman perdana klinker ke Mauritania. Langkah tersebut menandai keseriusan emiten berkode SMGR tersebut dalam memperluas pangsa pasar internasional dan mengoptimalkan kapasitas produksi nasional.

Melalui anak usahanya, PT Semen Indonesia International (SII), SIG telah memberangkatkan 45.000 metrik ton (MT) klinker dari Pelabuhan Khusus SIG di Tuban, Jawa Timur. Pengiriman merupakan tahap awal dari total kontrak ekspor sebesar 90.000 MT yang ditargetkan rampung sepanjang tahun 2026.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengungkapkan ekspansi ke Mauritania merupakan bagian dari transformasi perusahaan untuk memaksimalkan potensi pasar regional. Afrika dipilih karena memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang sangat masif dalam beberapa tahun ke depan.

Mauritania dinilai sebagai pasar yang sangat potensial lantaran tingginya kebutuhan bahan bangunan primer di negara tersebut. Di sisi lain, kapasitas produksi klinker domestik mereka masih sangat terbatas, sehingga menjadi peluang emas bagi produk SIG yang telah memenuhi standar internasional.

“Kami optimistis dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global. Benua Afrika merupakan kawasan yang tengah berkembang dan memerlukan kepastian pasokan bahan bangunan berkualitas,” ujar Vita dalam keterangan resminya, Rabu (15/4/2026).

Tren Positif Kinerja Penjualan

Secara performa, langkah ekspor tersebut mampu menjaga tren positif kinerja penjualan luar negeri perusahaan. Berdasarkan data tahun 2025, SIG sukses membukukan penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, atau tumbuh signifikan sebesar 14,3 persen secara year on year (y-o-y).

Peningkatan volume penjualan regional ini membuktikan bahwa strategi diversifikasi pasar yang diterapkan SIG mulai membuahkan hasil. Perusahaan tidak hanya mengandalkan pasar domestik, tetapi juga aktif menyasar kawasan Asia, Australia, hingga kini merambah Afrika.

SIG berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan regional melalui keandalan distribusi dan ketersediaan stok. Jaringan ekspor yang kuat menjadi kunci bagi perusahaan untuk mempertahankan posisi sebagai penyedia solusi bahan bangunan terbesar di kawasan.

Holding BUMN semen ini membawahi enam anak usaha besar, termasuk Thang Long Cement di Vietnam. Dengan sinergi antar unit usaha, SIG memiliki fleksibilitas tinggi dalam mengatur logistik dan pasokan untuk memenuhi permintaan pasar global yang dinamis.

Melalui keberhasilan menembus pasar Mauritania, SIG semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di industri bahan bangunan internasional. Inisiatif ini diproyeksikan akan memberikan kontribusi positif terhadap perolehan laba dan penguatan devisa negara di masa mendatang.

No More Posts Available.

No more pages to load.