JOGJA, bisnisjogja.id – Banyak orang terjerat pinjaman online (pinjol) ilegal karena ketidaktahuannya. Mereka tidak pernah melakukan cek pemberi pinjaman terdaftar secara resmi atau tidak pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Salah satu ciri paling mudah pinjol ilegal yakni menanyakan akses ke nomor kontak yang ada di handphone. Kalau ini yang terjadi, sudah pasti itu pinjol ilegal.
Namun demikian, masih ada saja yang terjebak dan asal klik. Ketika sudah begitu, apa yang harus dilakukan? Jangan takut dan jangan khawatir, ada cara ampuh untuk lepas dari pinjol ilegal.
”Segera ganti atau buang handphone dan ganti nomor baru! Kalau hanya ganti nomor akan tetap diteror karena ketika seseorang sudah mendapatkan pinjaman artinya seluruh data dia sudah di tangan pinjol ilegal,” ungkap Chief Executive Officer/CEO PT Finansial Integrasi Teknologi (Pinjam Modal) Herman Handoko, Sabtu (21/9/2024).
Cek Legalitas
Herman mengatakan telah memberi edukasi ”Waspada Pinjol” di Keuskupan Agung Jakarta, beberapa waktu lalu. Banyak peserta yang ternyata belum sepenuhnya memahami legalitas pinjol.
Ia memberi sejumlah tips untuk menghindari pinjol ilegal. Pertama, tidak melakukan klik atau menghubungi kontak yang ada pada SMS/WA penawaran pinjol ilegal. Kedua, cek segera legalitas pinjol ke OJK dan jangan pernah sekalipun tergoda penawaran pinjol ilegal.
”Jika ada umat yang terjerat pinjol ilegal sebaiknya tidak perlu diselesaikan apalagi sampai ditalangi. Pinjol ilegal merupakan kejahatan, dan masalah tidak akan pernah selesai,” tandasnya.
Lapor OJK
Menurut Herman ketika menerima tagihan dari pinjol, bisa lapor ke OJK untuk minta cek legalitas. Ia mengatakan kalau pinjol resmi pasti ada solusi untuk penyelesaian seperti pemangkasan utang, cicilan sesuai kemampuan dalam berapa bulan.
”Tapi kalau tidak resmi ya sudah tidak usah dibayar. Karena itu saya katakan tadi kalau sudah terjerat pinjol online buang saja hp dan nomornya,” ujar Herman.
Ia menambahkan pada dasarnya fintech atau pinjol legal sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pinjol memudahkan masyarakat mengakses produk keuangan dan menyederhanakan proses transaksi dengan penggunaan teknolgi.
”Pinjol membantu permodalan utamanya untuk menggerakkan UMKM secara badan usaha maupun individu yang tidak memilik akses ke bank,” imbuhnya.





