Gelar Kompetisi dan Edukasi, Generali Gandeng Content Creator

oleh -168 Dilihat
PEMENANG: Jajaran Generali Indonesia foto bersama para pemenang Youth Empowerment Social Media Competition.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Generali Indonesia secara resmi mengumumkan pemenang Youth Empowerment Social Media Competition di Jakarta, Selasa (20/1/2026). Inisiatif ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan literasi dan inklusi asuransi.

​Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi asuransi hanya berada di angka 45,45 persen dengan inklusi sebesar 28,50 persen. Angka itu jauh di bawah perbankan yang mencatatkan literasi 65,50 persen dan inklusi 70,65 persen.

​​Direktur Generali Indonesia, Jutany Japit, mengungkapkan rendahnya pemahaman finansial membuat masyarakat rentan terhadap risiko keuangan. Namun, besarnya potensi digital Indonesia, dengan 8 juta content creator, menjadi peluang besar untuk melakukan edukasi melalui jalur kreatif.

Generasi Kreatif dan Dinamis

​”Generasi muda Indonesia adalah generasi kreatif dan dinamis. Melalui kompetisi, kami ingin memberdayakan potensi mereka sekaligus meningkatkan literasi asuransi lewat edukasi,” ujar Jutany Japit.

Ia mengungkapkannya saat acara pengumuman pemenang. Hadir juga Chief Product Management and Marketing Officer, Jong Wie Siu.

​Kompetisi yang berlangsung sejak Oktober 2025 berhasil menarik ribuan pendaftar dari berbagai penjuru Indonesia. Setelah seleksi ketat oleh tim manajemen dan juri tamu Ajazil Hawaris (Digital Creator & AI Tech Educator) akhirnya memutuskan pemenang.

​- Agus Munandar (34) asal Bandung – Hadiah Rp100 juta.
​- Asep Fitra Kusmana (28) asal Bandung – Hadiah Rp50 juta.
– ​Gogo Tio P Tambunan (34) asal Surabaya – Hadiah Rp25 juta.

​Secara total, Generali Indonesia memberikan hadiah kepada 35 pemenang dengan akumulasi nilai mencapai Rp 250 juta.

Kreativitas Sebagai Jembatan Edukasi

​Ajazil Hawaris, selaku juri kompetisi, menyebutkan karya-karya peserta menunjukkan pesan asuransi yang sering dianggap ”berat”. Namun demikian bisa disampaikan secara ringan dan dekat dengan kehidupan Gen Z serta Milenial.

​Berdasarkan data BPS, kedua generasi tersebut kini mendominasi 54 persen populasi Indonesia. Ini menjadikannya motor penggerak utama komunikasi digital masa kini.

​”Kompetisi membuktikan kreativitas bisa menjadi jembatan edukasi. Banyak karya yang menarik secara visual dan mampu menyampaikan pesan proteksi dengan cara yang relevan bagi anak muda,” jelas Ajazil.

No More Posts Available.

No more pages to load.