JOGJA, bisnisjogja.id – Sekolah Kristen Kalam Kudus menggelar rangakain kegiatan besar yakni Gelar Pelajar Pemuda, Gerakan Reresik Sekolah, dan Kalam Kudus Fair 2025. Mereka menampilkan berbagai inovasi serta mengajak warga untuk melakukan gerakan bersih kota.
Acara tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta Sekolah Kristen Kalam Kudus Yogyakarta dan didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup.
Ketua Yayasan Kalam Kudus Yogyakarta Kris Pujianto memaparkan, tema Kalam Kudus Fair tahun 2025/2026 yaitu ”Berinovasi, Berprestasi, dan Bersinar Bagi Yogyakarta”.
Tema ini menegaskan bahwa setiap murid dipanggil bukan hanya untuk belajar dan berkarya, tetapi juga untuk menghadirkan dampak melalui inovasi, prestasi, dan kesaksian hidup.
”Dunia pendidikan dan kehidupan modern menuntut generasi muda yang kreatif, adaptif, dan berani mencoba hal-hal baru. Namun, semua inovasi dan prestasi tersebut bukan semata-mata untuk kemuliaan diri, melainkan untuk memuliakan Kristus,” jelas Kris.
Tiga Bagian
Ia mengungkapkan ada tiga bagian dalam KKF 2025. Pertama, sosialisasi Masyarakat Jogja olah Sampah kemudian Gerakan Reresik Sekolah, yaitu aksi bersama untuk mengelola sampah sendiri, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Selain itu, menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini, serta mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.

Kedua, Gelar Pelajar Pemuda, yang menjadi ajang bagi murid untuk menampilkan kreativitas, prestasi, serta semangat kepemimpinan dan nasionalisme mela berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.
”Kalam Kudus Fair 2025, sebagai puncak rangkaian kegiatan yang menghadirkan pameran karya murid, bazar UMKM, games ketangkasan, berbagai pertunjukan menarik yang menggambarkan semangat inovatif kolaboratif dari seluruh civitas sekolah serta donor darah,” ujar Kris.
Sebelum acar berlangsung, tampak siswa, orangtua dan warga setempat membersihkan lokasi sekitar sekolah. Mereka memunguti sampah dan mengumpulkannya menjadi satu.
Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta Agus Trimadi, mengapresiasi langkah Sekolah Kalam Kudus yang berhasil mengintegrasikan pembelajaran karakter dan kepedulian lingkungan dalam kegiatan pendidikan.
”Siswa tidak hanya belajar akademik, tetapi juga berkontribusi nyata untuk Kota Jogja seperti mengajak masyarakat membersihkan sampah. Ini contoh pendidikan yang membangun karakter dan kepedulian sosial,” tandas Agus.






