Kuasai AI, Kuasai Ekonomi

oleh -770 Dilihat
Ekonom UMY, Faiza Husnayeni Nahar MEc.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjoga.id – Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) kini menjadi faktor strategis yang menentukan daya saing ekonomi dunia.

Menurut Pakar Ekonomi Makro UMY, Faiza Husnayeni Nahar MEc, negara yang cepat mengadopsi AI akan berada pada posisi unggul dalam inovasi dan pertumbuhan.

”AI bukan sekadar teknologi, tetapi penentu kekuatan ekonomi suatu negara,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Ia menjelaskan, AI telah diimplementasikan secara luas di berbagai negara, mulai dari robot resepsionis hingga layanan pelanggan berbasis AI. Teknologi ini juga menjadi solusi bagi negara dengan kekurangan tenaga kerja, seperti Jepang.

Di Indonesia, pemanfaatan AI mulai merambah sektor manufaktur, pertanian, layanan publik, hingga pendidikan. Robot berbasis AI mampu menekan biaya produksi, sementara teknologi analitik dan drone membantu meningkatkan efisiensi pertanian.

Menurutnya AI kini menjadi indikator strategis dalam menyusun arah kebijakan ekonomi nasional. Negara yang mampu mengintegrasikan AI secara inklusif dan berkelanjutan akan memiliki keunggulan signifikan dalam produktivitas dan daya saing global.

Potensi Risiko

Namun, Faiza mengingatkan adanya potensi risiko, termasuk tekanan pada pelaku UMKM akibat persaingan harga yang semakin transparan di platform digital.

Karena itu, pemerintah perlu memastikan transformasi digital tidak memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi.

Ia menekankan pentingnya penguatan SDM, literasi digital, pembangunan infrastruktur internet cepat, serta penyusunan regulasi AI yang etis dan transparan.

Faiza menegaskan, konsistensi kebijakan teknologi akan berperan besar dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ia juga berpesan agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna, tetapi pencipta teknologi, dengan terus meningkatkan literasi digital dan keberanian berinovasi.

No More Posts Available.

No more pages to load.