JAKARTA, bisnisjogja.id – Inisiatif keberlanjutan Langkah Membumi merilis Impact Report Langkah Membumi Ecoground 2025, menandai perjalanan dari membangun kesadaran menuju aksi kolektif nyata untuk lingkungan.
Laporan ersebut menjadi refleksi penyelenggaraan Langkah Membumi Ecoground 2025, program tahunan Blibli Tiket Action yang berada di bawah payung ESG ekosistem Blibli Tiket.
Memasuki tahun keempat, Langkah Membumi Ecoground hadir dengan pendekatan yang lebih relevan dan aplikatif terhadap gaya hidup masa kini.
Acara berlangsung selama dua hari memadukan olahraga, komunitas, dan gaya hidup berkelanjutan melalui empat zona utama yaini Eco Motion, Eco Market, Eco Labs, dan Eco Stage.
”Langkah Membumi Ecoground dikemas agar keberlanjutan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Impact Report mengingatkan, perubahan bisa mulai dari langkah kecil dan pilihan sederhana,” ungkap COO & Co-Founder Blibli, Lisa Widodo.
Limbah Kegiatan Terkelola Baik
Bekerja sama dengan Life Cycle Indonesia (LCI), evaluasi dampak acara berbasis standar ISO. Hasilnya, seluruh limbah dengan total 187 kg sampah tidak berakhir sebagai limbah tak terkelola.
Selain itu, penyediaan 12 water refill station berhasil mencegah penggunaan 1.235 botol plastik sekali pakai. Total emisi acara tercatat 94,1 kg CO₂e, yang ditekan melalui efisiensi energi dan pemanfaatan infrastruktur eksisting.
Dampak lingkungan juga makin kuat melalui donasi 110.500 pohon mangrove, yang berpotensi menyerap hingga 3.635,5 ton CO₂ dalam delapan tahun ke depan. Kontribusi tersebut berasal dari partisipasi pengunjung, komunitas olahraga, serta kolaborasi dengan berbagai mitra.
Keterlibatan Anak Muda selama Kegiatan
Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz Hendropriyono, mengapresiasi Langkah Membumi Ecoground sebagai ruang edukatif yang menunjukkan praktik keberlanjutan secara nyata.
”Keterlibatan generasi muda sangat krusial untuk mendorong perubahan berkelanjutan,” tandasnya.
Cinta Laura Kiehl, Changemaker Partner Langkah Membumi menambahkan kebiasaan kecil bersama dapat menciptakan efek berantai jangka panjang.
Sementara itu, Sandiaga Uno selaku Founder Yayasan Indonesia Setara, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menjawab tantangan lingkungan.
Langkah Membumi juga menggelar program Langkah Membumi Goes to University yang menjangkau lebih dari 800 mahasiswa dengan tiga universitas. Ini mendorong generasi muda terlibat aktif sebagai agen perubahan.






