JOGJA,bisnisjoga.id – Stasiun Tugu Yogyakarta melayani 531.918 pemudik dengan puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025. Stasiun tersebut juga melayani sekitar 510.608 yang kembali ke kota masing-masing, dengan puncak arus balik pada 8 April 2025.
Total, sebanyak 1.042.526 orang telah menggunakan fasilitas Stasiun Tugu Yogyakarta, mudik maupun balik.
Banyaknya para pemudik membuat PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) bersama dengan BSI Maslahat dan beberapa perusahaan BUMN menghadirkan Posko Mudik dan Arus Balik Lebaran.
Posko berada di Stasiun Tugu Yogyakarta, DIY dan Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Petugas posko memberi berbagai fasilitas pada pemudik.
”Melalui kerja sama dengan BSI Maslahat, dan beberapa perusahaan BUMN kami berharap para pemudik dapat merasakan kenyamanan dan kemudahan selama perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran,” ujar Regional CEO BSI Semarang Ficko Hardowiseto, Kamis (10/4/2025).
Cek Kesehatan
Ficko menjelaskan pemudik dapat menikmati berbagai fasilitas posko mulai dari takjil gratis, tes kesehatan, hingga konsultasi dokter gratis. Petugas memastikan kondisi pemudik sehat hingga sampai ke rumah masing-masing.
Ia menambahkan, tahun 2025 ini, Bandara Ahmad Yani Semarang melayani sekitar 171.000 pemudik. Puncak arus mudik terjadi pada 28 Maret 2025, dengan sekitar 14.000 pemudik yang telah menggunakan fasilitas bandara.
Posko Mudik BSI beroperasi pada 26-29 Maret 2025 untuk arus mudik serta pada 5-8 April 2025 untuk arus balik.
”Kami sangat mengutamakan kesehatan para pemudik. Mereka bisa tes kesehatan gratis, seperti pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, dan tensi darah, serta layanan konsultasi dokter guna memastikan pemudik tetap dalam kondisi prima,” papar Ficko.
Tak lupa, BSI juga memfasilitasi para pemudik juga untuk bisa mengenal lebih jauh mengenai produk-produk finansial BSI yang dapat membantu para pemudik dalam perencanaan keuangan.





