LAS VEGAS, bisnisjogja.id – Raksasa teknologi Lenovo memperkokoh dominasi pasar komputer global dengan meluncurkan rangkaian inovasi kecerdasan buatan (AI) terbaru dalam ajang CES 2026.
Perusahaan memperkenalkan portofolio Yoga™ dan IdeaPad™ berbasis Windows 11 yang terintegrasi penuh dengan teknologi AI untuk menyasar segmen konsumen kreatif dan profesional.
Titik berat inovasi terletak pada peluncuran Lenovo Qira, sebuah agen super AI pribadi atau Personal Ambient Intelligence System. Teknologi tersebut memungkinkan kontinuitas kerja antar perangkat (PC, tablet, dan ponsel) secara mulus.
”Lenovo bahkan menggandeng mitra strategis seperti Expedia Group untuk mengintegrasikan layanan produktivitas dan gaya hidup langsung ke dalam sistem Qira,” ungkap Senior Vice President Consumer Segment Lenovo, Ouyang Jun.
Perangkat Beradaptasi dengan Manusia
Pihaknya merancang perangkat yang beradaptasi dengan manusia, bukan sebaliknya,” ujar Senior Vice President Consumer Segment Lenovo, Ouyang Jun.
Ia menegaskan, AI kini bekerja di balik layar untuk menyederhanakan tugas rumit dan memicu kreativitas pengguna secara intuitif.
Lenovo juga memperkenalkan beberapa perangkat keras kunci yang siap bersaing di pasar premium. Ada Yoga Pro 9i Aura Edition (16”, 11), laptop flagship untuk kreator dengan integrasi ekosistem yang lebih optimal.
Berikutnya, Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition, laptop 14 inci paling ringan di kelasnya, tersedia dalam varian prosesor Snapdragon dan AMD.
Ada pula desktop AI, seri Yoga AIO i dengan layar OLED imersif serta Yoga Mini i yang menawarkan performa tinggi dalam bentuk ringkas.
Selanjutnya, pembaruan Aura Edition, Fitur Smart Modes kini secara otomatis mendeteksi aktivitas pengguna (bekerja, bermain, hingga belajar) untuk mengoptimalkan performa perangkat.
Penguatan Ekosistem Digital
Selain perangkat keras, Lenovo memperluas fitur Smart Share untuk mempermudah berbagi video instan antar perangkat hanya dengan satu sentuhan (Tap-to-Launch).
Dukungan terhadap ekosistem iOS juga ditingkatkan melalui Lenovo Smart Connect, memungkinkan kontrol berbasis gestur dan kontinuitas fitur lintas platform.
Langkah agresif tersebut menunjukkan strategi Lenovo dalam mewujudkan visi “Smarter AI for All”, sekaligus merespons permintaan pasar akan komputer yang lebih personal, cerdas, dan terkoneksi secara global pada tahun 2026.






