Menyusun Business Plan, Kreativitas Mahasiswa MM UAJY

oleh -359 Dilihat
JURI: Para juri dan peserta kompetisi terbatas penyusunan business plan (rencana bisnis).(Foto: Y Sri Susilo)

JOGJA, bisnisjogja.id – Program Studi Magister Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Prodi MM FBE UAJY) bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Ekonomi dan Bisnis (PPEB) FBE UAJY menyelanggarakan kompetisi terbatas penyusunan business plan (rencana bisnis).

Presentasi tiga kelompok finalis kompetisi tersebut berlangsung di kampus FBE UAJY, Kamis (26/06/2025). Ketiga kelompok finalis merupakan mahasiswa Prodi MM FBE UAJY.

Tim juri/penilai kompetisi terdiri atas E Dita Septiari PhD selaku Kaprodi MM FBE UAJY, Dr A Totok Budisantoso yang juga Dosen Departemen Akuntansi FBE UAJY dan satu lagi Dosen Prodi Ekonomi Bisnis FBE UAJY Dr Y Sri Susilo. Koordinator pelaksananya, Dr Pramudianto yang juga Kepala PPEB FBE UAJY.

Business plan adalah rancangan bisnis yang berisi rangkuman operasional bisnis secara keseluruhan,” jelas Dita Septiari.

Menurut Dita, business plan juga menjadi salah satu faktor yang menjadi pertimbangan utama para investor. Dengan demikian, jika ingin mendapat suntikan dana dari investor, maka penyusunan business plan harus lengkap komponen yang dideskripsikan dan realistis.

Komponen

”Setidaknya terdapat beberapa komponen yang harus dipenuhi dalam menyusun business plan,” jelas Pramudianto.

Beberapa komponen yakni executive summary perusahaan, menjelaskan secara singkat dan padat isi dari business plan yang dibuat. Deskripsi perusahaan, meliputi sejarah perusahaan, visi dan misi, tujuan perusahaan, dan mitra perusahaan. Produk atau layanan yang menjelaskan produk atau layanan yang ditawarkan dan kelebihannya.

Komponen selanjutnya analisis pasar meliputi identifikasi pesaing, analisis SWOT, dan analisis segmenting, targeting, positioning. Strategi pemasaran yakni pemasaran offline dan pemasaran digital. Budgeting, rencana keuangan perusahaan keseluruhan. Analisis lingkungan industri, enjelaskan persaingan berdasarkan lima kekuatan porter.

”Saya berharap mahasiswa mampu kreatif dalam menerapkan teori dan konsep yang telah dipelajari,” harap Totok Budisantoso.

Kerja Tim

Menurut Totok, mahasiswa juga terlatih untuk bekerja secara kelompok. Di dunia kerja, tidak hanya dituntut kemampuan secara individu namun juga kemampuan bekerja secara kelompok.

”Ketiga kelompok harus lebih cermat dalam menyusun business plan,” ungkap Susilo.

Beberapa hal penting belum ditulis dan ditentukan menurutnya seperti lokasi usaha, proyeksi/estimasi target konsumen yang terlalu tinggi dan penentuan harga yang belum tepat.

Tim juri sepakat business plan dari ketiga kelompok sudah cukup baik. Perbaikan atau revisi di beberapa komponen perlu dilakukan.

Tim juri telah menetapkan kelompok MarcellinoSurya Atmadja dkk (UMKAMI: Transformasi DigitalUsaha Mikro Melui Pos (Poin of Sales) sebagai pemenang I. Pemenang II diraih kelompok Yany Delon Tuhumury (Bumi Refill Jogja) dan selanjutnya pemenang III yakni Maria Wahyu Christiana dan kelompoknya (FitSync: Gym Berbasis Teknologi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.