JOGJA, bisnisjogja.id – Hari Sales Indonesia terasa berbeda pada tahun 2024 ini. Mereka secara serentak berbagi ilmu dan pengalaman bersama siswa SMK pada 11 kota di Indonesia.
Kegiatan bertajuk ”Profesional Mengajar” merupakan program dari Divisi Vokasi Komunitas Sales Indonesia. Para profesional memberikan materi terkait profesi sales kepada siswa Jurusan Daring dan Pemasaran.
”Tiga belas tahun lalu, Komisi berdiri, tepatnya 11 November 2011. Saat itu, banyak orang enggan mengakui profesinya sebagai sales dan lebih memilih istilah seperti marketing, account executive, atau advisor, akibat stigma negatif yang melekat,” papar Ketua Umum Komisi, Indra Hadiwidjaja, Jumat (15/11/2024).
Ia menjelaskan, beberapa hari lalu memimpin perayaan di SMKN 23 Jakarta Utara, bersama beberapa pengurus pusat seperti Dedy Budiman (Founder Komisi), Yani Sastra (Bendahara Komisi Pusat), Ahmad Madani (Sekjen Komisi Pusat), dan Sekar Tyas Nareswari (Ketua Divisi Vokasi).
Ubah Stigma
Komisi berupaya mengubah stigma negatif sales dan mengangkat profesi tersebut menjadi setara dengan profesi terhormat lainnya.
”Melalui Program Profesional Mengajar yang mengangkat materi-materi pilihan seperti personal branding dan strategi penjualan, kami mendapat sambutan positif dengan 211 sekolah yang telah mendaftar untuk bekerja sama,” ujar Indra.
Akhirnya, pada tanggal 11 November 2024, sebanyak 11 SMK secara serempak mengikuti kelas profesional. Jumlah peserta mencapai 1.113 siswa.

Apresiasi Pengurus
Pendiri Komisi, Dedy Budiman mengungkapkan apresiasinya kepada seluruh pengurus yang telah berkontribusi. Program Profesional Mengajar sebenarnya bukan hal baru namun tahun ini menjadi istimewa karena berlangsung serentak.
”Kami berkolaborasi dengan Asosiasi Guru Marketing Indonesia (Agmari) dan Sales Director Indonesia (SDI) memperkuat program ini. Terima kasih kepada seluruh pengurus pusat maupun daerah, semoga semakin banyak profesional perusahaan yang siap berpartisipasi,” ujar Dedy.
Sebelas SMK yang berpartisipasi yakni SMKN 23 Jakarta, SMK Letris Jakarta, SMK Muhammadiyah, SMKN 7 Kota Tangerang, SMKN 2 Sumedang, SMKN 9 Bandar Lampung, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, SMKN 1 Depok Sleman, SMKN 3 Balikpapan, SMKN 1 Surabaya, SMKN 9 Semarang, SMKN 1 Pangkalpinang, dan SMK Amaliyah Bogor.





