Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Meningkat Meskipun Pasar Keuangan Global Tidak Menentu

oleh -412 Dilihat
Ilustrasi logo Bank Indonesia.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Pasar keuangan global berada pada situasi yang tidak pasti. Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi triwulan IV 2024 tumbuh sebesar 5,02 persen (y-o-y), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada triwulan sebelumnya sebesar 4,95 persen (y-o-y).

Dengan perkembangan tersebut, ekonomi Indonesia secara keseluruhan tahun 2024 tumbuh sebesar 5,03 persen (y-o-y). Ke depan, pertumbuhan ekonomi pada 2025 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7–5,5 persen (y-o-y) yang memperoleh dukungan permintaan domestik.

”Berbagai upaya perlu terus ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dari sisi permintaan maupun dari sisi penawaran,” ungkap Kepala Departemen Komunikasi, Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, Kamis (6/2/2025).

Karena itu, Bank Indonesia memperkuat bauran kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar lebih tinggi, serta bersinergi erat dengan kebijakan stimulus fiskal pemerintah.

Tetap Terjaga

Ramdan menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada triwulan IV 2024 didukung oleh aktivitas ekonomi domestik yang tetap terjaga.

Konsumsi rumah tangga meningkat dengan tumbuh sebesar 4,98 persen (y-o-y) seiring dengan aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat yang tinggi selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pertumbuhan investasi tetap kuat sebesar 5,03 persen (y-o-y) dengan dukungan realisasi penanaman modal yang meningkat. Konsumsi Pemerintah melanjutkan pertumbuhan sebesar 4,17 persen (y-o-y) seiring dengan penyelesaian belanja akhir tahun.

Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh tinggi sebesar 6,06 persen (y-o-y) sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Pilkada 2024.

Ekspor tumbuh sebesar 7,63 persen (y-o-y) ditopang oleh permintaan mitra dagang utama yang tetap tumbuh positif, kenaikan harga beberapa komoditas utama ekspor Indonesia, dan peningkatan ekspor jasa yang didorong oleh kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.

Tumbuh Positif

”Pertumbuhan ekonomi yang tetap baik juga tecermin dari sisi Lapangan Usaha (LU) dan spasial,” imbuh Ramdan.

Dari sisi LU, seluruh LU pada triwulan IV 2024 menunjukkan kinerja positif. Pada LU Industri Pengolahan dan Perdagangan sebagai kontributor utama pertumbuhan juga tumbuh baik seiring dengan permintaan domestik yang terjaga.

Begitu pula LU Akomodasi dan Makan Minum serta LU Transportasi dan Pergudangan juga tumbuh positif seiring dengan tingginya mobilitas pada momen HBKN Nataru.

Sementara itu, dari sisi spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2024 di sebagian besar wilayah Indonesia lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya, kecuali di wilayah Bali-Nusa Tenggara (Balinusra).

Pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Kalimantan, Jawa, Sumatera, dan Balinusra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.