Semen Gresik Sahabat Petani, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Rembang

oleh -396 Dilihat
PANEN KELENGKENG: Sukardi (paling kanan) memanen buah kelengkeng di kawasan kebun holtikultura PT Semen Gresik Pabrik Rembang, Jawa Tengah.(Foto: istimewa)

JAKARTA, bisnisjogja.id – Masyarakat Rembang yang berada di sekitar pabrik Semen Gresik memperoleh bantuan dari program Corporate Social Responsibility. Mereka mendapat edukasi dan pendampingan agar produksi pertanian meningkat.

Program tersebut, Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP),merupakan program anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), yakni PT Semen Gresik.

”Semen Gresik Sahabat Petani telah memberi dampak positif meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Pabrik Rembang, Jawa Tengah,” ungkap Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, Senin (18/11/2024).

Perusahaan menggelar program sejak November 2021 sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang memberikan pendampingan kepada 361 petani pesanggem (penggarap lahan hutan). Mereka tersebar di empat desa sekitar operasional Pabrik Rembang, yakni Desa Tegaldowo, Kajar, Pasucen, dan Timbrangan.

Edukasi Pertanian

Vita menjelaskan pendampingan meliputi edukasi tentang pertanian dan pengembangan usaha, bantuan bibit, hingga memfasilitasi para petani untuk menggelola lahan milik perusahaan seluas 119,25 hektar.

Petani pesanggem Desa Kajar, Sukardi (40), berhasil bangkit dari himpitan ekonomi dan meraup pendapatan tambahan dari hasil bertani setelah bergabung dalam program SGSP.

HASIL JAGUNG: Petani pesanggem memanen jagung di kawasan PT Semen Gresik Pabrik Rembang, Jawa Tengah.(Foto: istimewa)

”Program SGSP sangat membantu peningkatan ekonomi petani lokal karena selama ini kami menghadapi kendala keterbatasan lahan,” ujarnya.

Ia memiliki lahan tak sampai satu hektar. Mayoritas tanamannya jagung dan sisanya padi pada bagian yang banyak airnya. Dalam setahun panen dua kali. Hasil panen padi untuk konsumi sendiri karena jumlahnya terbatas. Ia masih bekerja sampingan untuk menambah penghasilan.

Pinjaman Lahan

Sukardi bergabung menjadi mitra PT Semen Gresik melalui program SGSP pada akhir tahun 2022 sehingga mendapat pinjaman lahan untuk menanam jagung. Selain lahan, ia juga mendapat edukasi tentang pertanian dan bantuan bibit, serta berkesempatan studi banding ke lahan pertanian di Ecopark Kambangsemi milik SIG Pabrik Tuban.

”Sekarang, pendapatan saya naik berkat tambahan lahan. Hasilnya bisa mencapai 1,5 ton sekali panen. Tambahan pendapatan ini saya gunakan untuk kebutuhan keluarga dan pendidikan anak,” tuturnya.

Vita menambahkan, selain lahan garapan bagi petani, PT Semen Gresik juga menyediakan fasilitas Edupark seluas 1,6 hektar sebagai sarana edukasi. Edupark berkonsep pertanian dan peternakan terpadu. Karena itu terdapat aneka hewan ternak, ikan hingga ragam sayuran.

Kecuali itu, PT Semen Gresik juga turut berkontribusi meningkatkan kelancaran aktivitas ekonomi warga melalui bantuan pembangunan infrastruktur desa. Sejak tahun 2021, perusahaan telah memberikan bantuan sebesar Rp 5,37 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 4,1 km di enam desa di Rembang dan Blora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.