The New Pasar Godean

oleh -408 Dilihat
Ag. Edi Sutarta (Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan FBE UAJY)

PEMBANGUNAN kembali Pasar Godean yang terletak di Kabupaten Sleman, D.I Yogyakarta telah selesai dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari Rabu, 28 Agustus 2024. Pasar Godean yang sebelumnya merupakan pasar tradisonal kini memiliki tampilan baru dengan bangunan yang lebih megah, luas dan bersih setelah dibangun kembali oleh pemerintah pusat dengan anggaran sebesar Rp. 89 miliar.

Bangunan pasar baru ini bisa menampung 1.300 pedagang. Hasil dari pembangunan kembali ini menjadikan Pasar Godean memiliki fasilitas yang lebih nyaman untuk berdagang dan juga menyediakan beberapa fasilitas lainnya yang sebelumnya tidak ada.  Penambahan fasilitas-fasilitas baru ini tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri dan dapat menjadi ikon bagi Pasar Godean. Hal ini akan memberikan iklim yang kondusif bagi pengunjung atau pembeli yang datang ke Pasar Godean.

Hal terpenting yang perlu dilakukan pasca pembangunan kembali Pasar Godean dengan bangunan baru yang megah, besar dan sarana dan prasarana yang modern adalah bagaimana membuat Pasar Godean menjadi magnet baru sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman khususnya di bagian Barat.

Bangunan pasar yang besar dan megah harus diberikan nilai atau roh sehingga bisa memiliki daya tarik bagi masyarakat untuk mendatangi Pasar Godean. Daya tarik yang diciptakan ini bisa menjadi magnet gravitasi yang menarik konsumen. Pertanyaannya adalah kebijakan apa saja yang harus dilakukan supaya Pasar Godean pasca revitalisasi atau The New Pasar Godean ini bisa menjadi pusat pertumbuhan di kawasan Sleman bagian Barat? Berikut ini beberapa ide pemikiran yang bisa menjadi masukan bagi pembuat kebijakan.

Menciptakan value

Value atau nilai harus dimiliki oleh Pasar Godean. Value ini akan menjadikan roh yang akan dihidupi oleh pengelola dan terutama pedagang. Keunikan roh yang dimiliki dapat menjadi pembeda dengan pasar tradisional yang lainnya. Value atau roh ini bisa bersumber dari keunikan bangunan, barang dagangan, bisa juga dari relasi atau interaksi antara penjual dan pembeli saat melakukan transaksi.

Penciptaan value dari aspek bangunan pasar dapat diciptakan dengan mengekspos bangunan pasar yang megah dan unik  serta plaza dari sisi selatan. Keunikan dan kemegahan bangunan pasar dan plaza menjadi  daya tarik bagi bangunan Pasar Godean yang baru. Bangunan yang megah dan unik serta plaza layak untuk dijadikan sebagai ikon Pasar Godean.

Oleh karena itu, penataan plaza menjadi salah satu bagian untuk menciptakan value atau roh bagi pasar. Selain penataan plaza, menghidupkan plaza dengan berbagai aneka kegiatan bisnis maupun budaya juga perlu dilakukan. Bentuk bangunan yang unik dan aktivitas di plaza pasar bisa dijadikan ikon tempat kekinian sehingga juga bisa menjadi ikon wisata belanja di pasar tradisonal. Pameran bisnis terutama produk UMKM dan atraksi budaya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Selain itu, perencanaan fungsi pasar dan penataan setiap bagian ruang di pasar yang terdiri tiga lantai menjadi bagian yang strategis perlu terus dikembangkan untuk menarik minat pembeli dari berbagai kalangan untuk datang ke pasar. The New Pasar Godean bisa mengkolaborasikan antara pedagang tradisonal dengan produk-produk kekinian. Pasar tidak hanya sebagai tempat untuk berjualan kebutuhan sehari-hari saja tetapi bisa juga di tata untuk tempat wisata  kuliner yang khas ada di Pasar Godean.

Karena itu, penataan pedangan di setiap lantai menjadi bagian yang penting. Penataan pedagang di setiap lantai bisa mengadopsi penataan seperti pada penataan retail modern. Penataan barang yang baik dan lingkungan dalam pasar yang bersih dan terang akan memberikan nilai lebih bagi Pasar Godean.

Daya Tarik

Daya tarik lainnya yang bisa menjadi value adalah produk yang diperdagangkan. Sebelum di revitalisasi, produk yang menjadi ciri khas Pasar Godean adalah belut goreng. Produk inilah yang perlu ditonjolkan karena produk ini menjadi ikon yang mendeferensiasikan Pasar Godean dengan pasar yang lainnya. Belut goreng bisa menjadi produk khas oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta.

Guna pengembangan pasar sebagai tujuan wisata maka perlu dilakukan kolaborasi untuk mengintegrasikan pasar dengan berbagai tujuan wisata yang ada di wilayah Jogja bagian Barat. Ada beberapa wisata di Jogja bagian Barat seperti studio alam yang ada di Desa Gamplong, wisata alam dan kuliner yang ada di Kabupaten Kulon Progo yang potensial untuk berkolaborasi. Wisaatawan bisa berkunjung ke Pasar Godean sebelum atau setelah  berwisata yang ada di  wilayah Jogja bagian Barat.

Aspek lain yang tidak boleh tertinggal adalah pengelolaan pasar dengan manajemen modern dan tata kelola yang baik. Dengan jumlah pedagang yang relatif besar, yaitu 1.300 pedagang, maka perlu manajemen pengelolaan pedagang yang baik agar transaksi yang terjadi di pasar menjadi lancar dan nyaman sehingga konsumen memperoleh kepuasan saat ia berbelanja. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan bagi para pedagang perlu dilakukan secara terus menerus supaya pedagang dapat terus meningkatkan pelayanannya.

Tata kelola pasar yang baik juga diperlukan supaya pasar tradisonal yang menempati bangunan modern ini dapat terus menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang dan berbelanja. Tata kelola diperlukan untuk mengelola infrastruktur pasar serta kebersihan dan keamanan. Dengan bangunan pasar yang besar dan modern, tata kelolanya tidak bisa disamakan dengan tata kelola pasar seperti sebelumnya. Jika dirasa pemerintah Kabupaten Sleman memiliki keterbatasan dalam sumber daya dalam pengelolaan maka pemerintah kabupaten bisa membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk mengelola pasar tersebut.

Value pasar yang sudah diciptakan tersebut bisa menjadi bagian penting untuk memasarkan Pasar Godean ke wisatawan. Pengunaan medsos untuk memasarkan Pasar Godean menjadi salah satu media yang dapat digunakan. Pihak pengelola pasar atau pemerintah kabupaten bisa menunjuk pelaksana untuk merumuskan strategi dan menjalankan pemasaran. Berbagai agenda kegiatan, baik yang bersifat bisnis maupun budaya perlu diselenggarakan untuk meningkatkan daya tarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke pasar. Kegiatan bisnis maupun budaya yang terselenggara perlu diviralkan di media sosial agar Pasar Godean menjadi terus dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.

Penutup

The new Pasar Godean, yaitu Pasar Godean pasca pembangunan kembali harus bisa menjadi pasar yang melayani kebutuhan harian masyarakat sekitar dengan lebih baik. Namun, dengan bangunan baru yang modern Pasar Godean juga harus dikembangkan sebagai pasar wisata. Dengan dua fungsi tersebut diharapkan Pasar Godean bisa menggerakan ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan di Sleman bagian Barat. Kata kunci untuk bisa memenuhi harapan tersebut adalah bagaimana pengelola menciptakan value atau roh yang baru sehingga konsumen mau datang dan berbelanja di Pasar Godean.

  • Penulis, Ag Edi Sutarta, Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan FBE Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.