JAKARTA, bisnisjogja.id – Laba bersih PT. Krom Bank Indonesia Tbk (IDX: BBSI) hingga September 2024 mencapai Rp 107,13 miliar, meningkat 9,54 persen (yoy). Hasil ini membuat Krom Bank segera menyusun rencana strategis untuk tahun 2025.
”Kinerja positif yang terlihat dari berbagai metrik keuangan mencerminkan kesehatan perusahaan. Ini tentu dapat meningkatkan kepercayaan nasabah serta publik pada Krom Bank sebagai lembaga keuangan,” tandas Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan, Jumat (8/11/2024).
Kinerja positif Krom Bank hingga kuartal III 2024 memperoleh dukungan manajemen likuiditas yang kuat dan strategi pertumbuhan yang solid.
Bank Terdepan
”Berfokus pada inovasi digital dan solusi layanan yang relevan, Krom Bank siap terus meningkatkan daya saing dan kepercayaan nasabah serta pemegang saham untuk memperkuat posisi sebagai bank digital terdepan,” papar Anton.
Ia menjelaskan kinerja keuangan positif Krom Bank tampak dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang terus mengalami kenaikan yaitu 541 persen year-to-date (ytd), dari Rp 347,5 miliar pada Desember 2023 menjadi Rp 2,22 triliun pada September 2024.
Tercatat, tabungan dan deposito menjadi kontributor utama dalam pertumbuhan DPK, dengan tabungan tumbuh sebesar 596 persen (ytd), dari Rp 43,3 miliar menjadi Rp 301,5 miliar dan deposito naik 543 persen (ytd) dari Rp 298,5 miliar pada Desember 2023 menjadi Rp 1,92 triliun pada September 2024.
Selain itu, produk giro tumbuh sebesar 15,62 persen (ytd) dari Rp 5,7 miliar pada Desember 2023 menjadi Rp 6,7 miliar.
Peningkatan Aset
Anton mengatakan dari total aset, Krom Bank mencatatkan peningkatan sebesar 56,48 persen (ytd) dari Rp 3,63 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp 5,69 triliun pada September 2024.
Peningkatan total aset karena dorongan pertumbuhan penyaluran kredit yang mencapai 113,89 persen, dari Rp 1,68 triliun pada Desember 2023 menjadi Rp3,25 triliun pada September 2024.
”Peningkatan kinerja positif pada berbagai indikator, menjadikan Krom Bank menjaga struktur permodalan yang solid dengan rasio kecukupan modal (CAR) di 101,38 persen, mencerminkan kapasitas untuk mendukung ekspansi bisnis kedepan,” tegas Anton.
Krom Bank menargetkan peningkatan penyaluran kredit untuk memaksimalkan alokasi modal pada pinjaman dan investasi yang menguntungkan. Strategi ini akan mendukung pertumbuhan dengan tetap menjaga CAR dalam batas sehat sesuai kebutuhan operasional dan ekspansi ke depan.





