- Direktorat Jenderal Pajak DIY untuk memperkenalkan pajak secara lebih menyeluruh melalui pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan kepada para calon wajib pajak seperti pelajar dan mahasiswa.
- Kegiatan Pajak Bertutur menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara lembaga pemerintahan seperti DJP DIY dengan lembaga pendidikan di Yogyakarta.
PAJAK menjadi salah satu sumber utama penerimaan negara yang menopang pembangunan nasional. Karena itu, kesadaran dan kepatuhan masyarakat tentang pentingnya pajak harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.
Tentunya perlu pendekatan edukasi dan cara penyampaian yang menarik agar masyarakat khususnya generasi muda dapat memahami pentingnya pajak bagi pembangunan negara.
Sebagai salah satu daerah dengan banyak pergururan tinggi, Yogyakarta menjadi lokasi strategis dalam menanamkan kesadaran pajak di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJP DIY) menggelar kegiatan Pajak Bertutur pada 27 Agustus 2025 lalu.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya DJP DIY untuk memperkenalkan pajak secara lebih menyeluruh melalui pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan kepada para calon wajib pajak seperti pelajar dan mahasiswa. Berbagai perwakilan dari beberapa SMA dan universitas hadir pada Pajak Bertutur.
Pada sesi edukatif dan interaktif, dikemas dengan cara yang menyenangkan, seperti kuis umum dan kuis perpajakan. Melalui kuis, peserta diajak untuk menguji pemahaman dasar mereka tentang pajak mulai dari fungsi pajak hingga jenis-jenis pajak. Peserta antusias, membuat suasana menjadi kompetitif namun tetap santai.
Ringan dan Menarik
Kegiatan Pajak Bertutur membuktikan bahwa edukasi pajak sebenarnya dapat dikemas menjadi sesuatu yang ringan dan menarik sehingga mudah untuk dipahami.
Selain aktivitas interaktif, peserta juga disuguhi penjelasan langsung dari para pegawai pajak tentang peran pajak dalam pembangunan nasional, termasuk bagaimana penerimaan pajak digunakan untuk membiayai fasilitas publik seperti pendidikan, kesehatan, dan juga infrastruktur. Dengan begitu, peserta memperoleh ilmu yang semakin lengkap dan jelas.
Kegiatan Pajak Bertutur tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta yang hadir, melainkan juga bagi instansi yang menyelenggarakannya. Bagi DJP DIY, kegiatan tersebut menjadi media efektif untuk memperkuat citra positif lembaga dan mendekatkan diri kepada masyarakat terutama kalangan pelajar dan mahasiswa.
Peserta menjadi lebih paham tentang fungsi pajak setelah menghadiri acara tersebut. Beberapa bahkan menyampaikan ketertarikan untuk belajar lebih dalam tentang dunia perpajakan di masa mendatang.
Hal itu menegaskan bahwa pendekatan edukasi yang kreatif dan menyenangkan seperti pada kegiatan Pajak Bertutur benar-benar efektif meningkatkan literasi dan pemahaman pajak pada kalangan anak muda.
Pajak Bertutur 2025 bukan hanya acara tahunan biasa, tetapi juga wujud nyata komitmen DJP DIY dalam menumbuhkan budaya sadar pajak melalui pendekatan yang menyenangkan dan penuh semangat.
Kegiatan Pajak Bertutur menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara lembaga pemerintahan seperti DJP DIY dengan lembaga pendidikan di Yogyakarta. Hal itu menjadi bukti nyata komitmen DJP DIY menumbuhkan budaya sadar pajak di kalangan generasi muda.
Melalui pendekatan edukatif yang kreatif dan menyenangkan, diharapkan semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang memahami peran penting pajak bagi kemajuan bangsa.
- Penulis, Sophia Myska Amira, mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta





