JAKARTA, bisnisjogja.id – Penguatan peran perempuan sangat penting bagi PT Pertamina International Shipping (PIS). Perusahaan tersebut telah menunjukkan komitmennya untuk menguatkan peran wanita pada industri maritim.
Perusahaan berkolaborasi dengan mitra nasional dan internasional, mendukung penerapan praktik Environmental, Social & Governance (ESG) untuk bisnis berkelanjutan.
Direktur Keuangan PIS, Diah Kurniawati menjelaskan melalui komunitas pemberdayaan perempuan di bawah naungan Pertiwi Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML), pihaknya menjalankan sejumlah program yang menunjukkan keseriusan perusahaan dalam meningkatkan peran wanita.
”Data dari Organisasi Maritim Internasional (IMO) menyebutkan bahwa pekerja perempuan mencakup 1,2 persen atau sekitar 24.000 tenaga kerja aktif di industri maritim global,” tutur Diah, Senin (27/1/2025).
Dominasi Pria
Ia mengungkapkan saat ini industri maritim masih dominan laki-laki, di Indonesia maupun secara global. Di Indonesia, partisipasi perempuan hanya tercatat sebanyak 2,8 persen.
”Menjadi tugas bersama untuk menjadikan sektor maritim lebih inklusif dan memberikan peluang yang setara bagi pekerja perempuan,” tandas Diah.
Dalam komitmen jangka panjangnya, perusahaan menargetkan peningkatan partisipasi perempuan dalam jajaran kepemimpinan hingga 30 persen pada 2034.
Komitmen sejalan dengan target IMO dan juga secara bersamaan mendukung implementasi Environmental Social Governance (ESG) dan Sustainable Development Goals (SDG). Khususnya pada poin lima terkait perwujudan kesetaraan gender serta kesejahteraan perempuan.
Sebagai catatan, hingga 2024 PIS telah mencatatkan 18,7 persen partisipasi perempuan dalam posisi kepemimpinan.
Keamanan dan Kenyamanan
Diah juga menyoroti karakteristik unik industri maritim memerlukan pendekatan yang berbeda untuk meningkatkan partisipasi perempuan. Pihaknya harus memastikan keamanan dan kenyamanan pekerja perempuan.
Keamanan dan kenyamanan pekerja perempuan terbukti dengan masuknya PIS dalam berbagai organisasi internasional dan nasional. Perusahaan menandatangani komitmen Women’s Empowerment Principles (WEP) yang digagas UN Women.
Di dalam negeri, PIS juga berkolaborasi dengan Indonesian National Ship Owners’ Association (INSA) untuk mendorong peran wanita pada industri maritim. Selain itu, Desember 224 lalu, PIS menggandeng Mutiara Pelindo, dan organisasi perempuan Women in Maritime Associations Indonesia (WIMA), melalui nota kesepahaman (MoU) untuk bersinergi bersama menciptakan industri maritim yang ramah perempuan.





