Bulan Peduli Lupus, Nonton Bareng Jumbo Bersama Odapus

oleh -268 Dilihat
NONTON BERSAMA: Anak-anak dan keluarga orang dengan lupus (odapus) menonton bersama film ''Jumbo''.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Anak-anak tampak cerita, gembira berada di dalam bioskop. Mereka fokus menonton film yang sedang tren, ”Jumbo”. Mereka merupakan penyandang autoimun atau orang dengan lupus (odapus) bersama keluarga.

Nonton bareng ratusan anak tersebut berlangsung Minggu (22/6/2025) bertempat di Cinepolis Lippo Mall
Yogyakarta. Selain anak-anak, ada pula eluarga pendamping, tenaga medis dan sukarelawan dari berbagai komunitas.

Saskia Fitriani dari Yayasan untuk Teman Indonesia mengungkapkan banyak pihak terlibat dan mendukung kegiatan, antara lain Cinepolis Lippo Mall Yogyakarta, Lions Club Tugu Mataram dan RelaOne Day.

Juga dukungan cinta dan semangatnya dari Elita, Batik Enom, Haptix Studio, Cilok Mu, Kalis Donut, Sanggar Seni Padma Sandya, Rumah Singgah Buah Hati, dan AMSA (Asian Medical Students’ Association).

”Nonton bareng merupakan kegiatan memperingati Bulan Peduli Lupus yang jatuh setiap bulan Mei.
Sahabat Cempluk bersama Yayasan Untuk Teman Indonesia (untukteman.id) mengajak mereka nobar bersama keluarga,” papar Saskia.

Pendamping

Sahabat Cempluk adalah komunitas pendamping, penyemangat bagi anak-anak dan pasien dewasa dengan autoimun – lupus. Pendirinya, Ian Sofyan dan Puput Arya yang juga odapus, sejak tahun 2014.

Komunitas ini telah tumbuh menjadi rumah bagi lebih dari 1.000 anggota seluruh Indonesia. Kegiatannya antara lain pendampingan mental untuk pasien dan caregiver, pemberian obat-obatan dan alat
kesehatan, bantuan finansial, dukungan sosial dan kampanye kesadaran autoimun.

”Semua kegiatan dilakukan secara konsisten setiap hari, dengan semangat cinta dan keberpihakan pada teman-teman yang selama ini kerap terabaikan,” ujar Saskia.

Yayasan untuk Teman Indonesia (untukteman.id) adalah organisasi sosial yang sejak 2018 fokus pada pendampingan anak-anak dengan kebutuhan khusus dan pasien yang mengalami kesulitan pengobatan.

Program yayasan mencakup rumah singgah pasien, mobil siaga, pendampingan pasien, Bataqu, hingga Untuk Teman Sehat, dan kini telah mendampingi lebih dari lebih dari 1.000 pasien di Indonesia.

”Bagi sebagian besar masyarakat, menonton film di bioskop mungkin hal biasa. Tapi bagi anak-anak dan dewasa dengan autoimun atau odapus (orang dengan lupus hal itu seperti kemewahan,” kata Saskia.

Sehari-hari mereka harus menjalani aktivitas medis seperti terapi skilo, kontrol rutin, pengambilan obat, hingga rawat inap berkepanjangan. Tak jarang, rutinitas tersebut membuat mereka kehilangan ruang untuk
sekadar bersenang-senang atau merasakan ”aktivitas normal”.

Penuh Makna

Saskia menegaskan, mereka ingin menghadirkan momen kecil yang penuh makna. Nonton bareng bukan hanya soal menonton film bersama, tapi tentang menciptakan ruang untuk berbahagia, tertawa, dan merasa diterima.

Ini juga menjadi kesempatan bagi teman-teman odapus untuk berkumpul di luar suasana rumah sakit, bertemu teman-teman seperjuangan, dan saling menguatkan dalam suasana yang hangat dan inklusif.

Sekilas, ”Jumbo” dipilih karena kisahnya yang menggambarkan pentingnya keberanian menjadi diri sendiri, penerimaan, dan cinta tanpa syarat sebagaimana nilai-nilai yang selaras dengan perjalanan teman-teman odapus.

”Kami berharap acara ini menjadi inspirasi untuk lebih banyak pihak agar terus memperhatikan kesehatan mental dan kebahagiaan anak-anak dengan kondisi khusus,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.