Diponegoro dari Babad Ngayogyakarta HB IV – HB V

oleh -1278 Dilihat
Ilustrasi pameran Diponegoro.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Setelah pameran Babad Diponegoro yang pertama pada 2019 lalu, Jogja Gallery dan Patrapadi bersama Departemen Sejarah UGM dan Jurusan Tata Kelola Seni ISI Yogyakarta mengadakan pameran yang kedua.

Pameran Sastra Rupa #2 Babad Diponegoro mengambil inspirasi dari salah satu naskah penting dari Kraton Yogyakarta berjudul: Babad Ngayogyakarta HB IV dumugi HB V.

Ketua Panitia Pameran Sastra Rupa Gambar Babad Diponegoro #2, Rahardi Saptata Abra mengungkapkan salah satu misi penting pameran menyosialisasikan sisi kepahlawanan Pangeran Diponegoro dalam konteks humanisme.

Sisi Humanis

Menurut Abra, masyarakat jarang mengetahui sisi humanistik Diponegoro. Karena, yang muncul seringkali hanya terkait kehidupan dalam perang. Sehingga pembacaan tentang sosok pahlawan nasional ini perlu diketengahkan sebagai sajian berharga bagi masyarakat.

Nukilan dari pupuh-pupuh yang menggambarkan tentang Pangeran Diponegoro terbagi dalam 39 narasi. Setiap pelukis memvisualkan sesuai interpretasi dan gaya masing-masing. Hasilnya, lukisan-lukisan yang tersaji bukanlah sepenuhnya ”dokumentasi” atau ilustrasi peristiwa atau lukisan sejarah.

”Rencananya hadir dalam pameran, Hashim Djojohadikusumo dan Sri Sultan Hamengkubuwono X,” imbuh Abra.

Berbagai agenda pendukung seperti diskusi dan lainnya akan berlangsung selama pameran 15 Oktober – 3 November 2024. Pameran terbuka untuk segala usia sehingga sangat berguna bagi pelajar, mahasiswa hingga para kolektor lukisan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.