Ikuti Penyamakan Kulit Ramah Lingkungan, Mahasiswa UGM Berangkat ke Eropa

oleh -271 Dilihat
INDUSTRI KULIT: Mahasiswa UGM mengikuti program pelatihan penyamakan industri kulit ramah lingkungan.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Industri kulit menjadi salah satu perhatian dalam dunia peternakan. Proses yang ramah lingkungan dan berkelanjutan merupakan kewajiban bagi pelaku industri tersebut.

Menjajagi proses tersebut, empat mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) UGM mengikuti pelatihan dalam program Erasmus+ CBHE dengan judul “Enhancing Sustainable and Green Leather Technology in Indonesia” (ELEGTEC).

Mahasiswa tersebut, Aura Zahwa Syaira (S2), Imani Fathi Sakinah (S1), Muhammad Azfa Ramadhan (S1), dan Muhammad Maulana Bima Sakti (S1).

”Mereka mengikuti pelatihan sekitar 1,5 bulan. Pelatihan dari 14 Juli sampai 27 Agustus 2025. Lokasi yang menjadi tempat pelatihan yakni Izmir (Turki), Athena (Yunani), dan Pisa (Italia), masing-masing selama dua minggu,” papar perwakilan tim proyek, Dr Mohammad Zainal Abidin, Jumat (13/6/2025).

Menurut Zainal, selama magang para mahasiswa belajar teori maupun praktik terkait proses penyamakan kulit ramah lingkungan dan sirkular ekonomi pada industri kulit.

Pertama Kali

Zainal menjelaskan program magang ini baru pertama kali berlangsung. Selain dari Fapet UGM, ada peserta magang lain, empat mahasiswa yang masing-masing berasal dari universitas mitra proyek kerja sama ELEGTEC, yakni Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makasar dan Universitas Mataram (UNRAM), Mataram.

“Skema tahun depan berganti dari pihak sana (partner dari Eropa) yang akan berkunjung ke Indonesia,” imbuh Zainal yang juga dosen Fapet tersebut.

ELEGTEC merupakan proyek prestisius yang didanai oleh Erasmus+ CBHE (European Union) dan dikelola oleh Fapet UGM. Proyek bertujuan meningkatkan skill dan pengetahuan baik akademisi, praktisi, dan industri dalam mendukung keberlanjutan industri kulit di Indonesia.

Beberapa pihak dari Indonesia yang terlibat dalam proyek ini yakni UNHAS, UNRAM dan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik (BBSPJIKKP), Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik, dan Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia (APKI).

Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan Sumber Daya Manusia, Andriyani Astuti PhD berharap selama mengikuti kegiatan mahasiswa dapat menyerap pengetahuan dan pengalaman sebanyak-banyaknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.