Jogja Coffee Week #5 Dorong Industri Kopi Indonesia

oleh -626 Dilihat
Ketua Panitia JCW #5, R Rahadi Saptata Abra SSi MBA.(Foto: Y Sri Susilo)

 

Selain mempercepat pemulihan ekonomi nasional, JCW #5 juga dapat membuka peluang ekspor kopi Indonesia ke pasar global yang terus berkembang, sekaligus memperkuat ekosistem bisnis dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

 

JOGJA, bisnisjogja.id – Ajang terbesar kopi di Indonesia, Jogja Coffee Week #5 bakal berlangsung 5–7 September 2025 di Hall B & C, JEC Yogyakarta. Acara tersebut menjadi pendorong pertumbuhan industri kopi nasional.

Ketua Panitia JCW #5 Rahadi Saptata Abra mengungkapkan masyarakat selalu menanti agenda yang berjalan setiap tahun dengan pengunjung selalu meningkat.

”Jogja Coffee Week #5 bertema ”Journey to the Brew” dengan rangkaian kegiatan yang lebih menarik bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Abra.

Penyelenggara Jogja Coffee Week #5, PT Medialink Internasional bersama Mahaka Attraction, dengan dukungan penuh dari Kadin Indonesia, KadinDIY, Pemda DIY, Pemkot Yogyakarta, SiBakul Jogja, ASKI, JEC, serta Loman Park sebagai hotel partner.

Abra menjelaskan, JCW bertujuan mendorong pertumbuhan industri kopi dari hulu hingga hilir, mulai dari petani, UMKM, hingga perusahaan pemilik merek ternama.

Selain mempercepat pemulihan ekonomi nasional, JCW #5 juga dapat membuka peluang ekspor kopi Indonesia ke pasar global yang terus berkembang, sekaligus memperkuat ekosistem bisnis dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

”’Kami ingin memberikan wadah yang tak hanya berskala nasional, tetapi juga membuka peluang internasional,” tandas Abra.

Sangat Dinamis

Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi menambahkan Jogja Coffee Week merupakan bukti nyata industri kopi dinamis dan terus berkembang.

”Kopi adalah salah satu kekuatan budaya dan ekonomi Indonesia, JCW #5 momen tepat untuk memperkuat kolaborasi, promosi, serta inovasi dari seluruh sektor industri kopi,” papar Mangkubumi.

PENYELENGGARA: Jajaran penyelenggara Jogja Coffee Week #5 bersama narasumber.(Foto: istimewa)

Peserta JCW kali ini lebih 160 gerai dengan target 30.000 pengunjung. Gerai-gerai menghadirkan pameran dari
berbagai sektor dalam skema B2B dan B2C melalui zonasi tematik.

Zona tersebut antara lain Roastery, Coffeeshop, Tools-Machinery & Packaging, Coffee Pairing, Milk, Flavours & Essences, Street Coffee, IoT & Innovation, Coffee Tourism, Government & Financial Institutions, Tea & Chocolate, Wellness, Pastry, Herbs, Traditional Food, Coffee Related Industry, hingga Food & Beverage.

”Peserta pameran tidak hanya berasal dari Yogyakarta dan Jawa, namun juga dari berbagai provinsi di Indonesia, mulai Papua Tengah, Kalimantan Barat, Sumatra, hingga Bali, sehingga menegaskanposisi JCW sebagai panggung nasional industri kopi,” imbuh Abra.

Selain pameran, JCW #5 juga menghadirkan tujuh kompetisi tingkat nasional, mulai dari Green Bean Competition, biji kopi terbaik akan tampil di Paviliun Indonesia Coffee Showcase serta dilelang.

Ada pula kompetisi Brewers, Cup Taster, Barista Innovation Challenge, Fun Roasting Competition, hingga Latte
Art Competition. Agenda makin lengkap dengan CoffeeTalk & Workshop edukatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.