Ratusan Orang Terlibat Pemanfaatan Ecopark Kembangsemi

oleh -413 Dilihat
IKAN NILA: Budidaya ikan nila di Ecopark Kembangsemi.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Salah satu program unggulan konservasi lingkungan serta pengembangan sosial Semen Indonesia (SIG) yaitu Ecopark Kambangsemi di Desa Tlogowaru, Tuban, Jawa Timur. Saat ini, Ecopark Kambangsemi memberdayakan ratusan orang.

Mereka meliputi 87 pengelola, 527 petani sabuk hijau (green belt), 73 pekerja di lahan reklamasi, dan 16 pegiat UMKM, dengan total penerima manfaat sebanyak 2.630 jiwa di wilayah Tuban.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni memaparkan hasil kajian evaluasi menunjukkan bahwa rasio Social Return on Investment (SROI) Ecopark Kambangsemi sebesar 2,63. Artinya, setiap Rp 1 yang diinvestasikan berujung pada manfaat ekonomi berkisar Rp 2,63 bagi masyarakat.

”Program unggulan lainnya datang dari anak usaha SIG, PT Semen Padang, yaitu konservasi ikan bilih yang dilakukan bersama LPPM Universitas Bung Hatta sejak tahun 2018,” ujar Vita.

Ikan endemik Danau Singkarak tersebut menjadi sumber mata pencaharian masyarakat sekitar danau tetapi terancam punah. Program tersebut dapat menyelamatkan ikan bilih dari kepunahan, menjaga mata pencaharian masyarakat lokal, dan menjamin ketersediaan produk yang berkelanjutan.

Tebar Benih

Vita menjelaskan hingga saat ini, pihaknya telah menebar sekitar 17.000 ekor ikan bilih kembali ke Danau Singkarak. Hal itu berdampak pada peningkatkan hasil tangkapan nelayan Nagari Sumpur dari rata-rata tiga kilogram per hari menjadi tujuh kilogram per hari.

Selain itu terjadi peningkatan pendapatan nelayan sebesar Rp 4,5 juta/bulan/nelayan. Program tersebut telah memberikan manfaat bagi 149 nelayan dengan total nilai manfaat sebesar Rp 5,39 miliar.

Berdasarkan hasil kajian evaluasi menunjukkan bahwa SROI program konservasi ikan bilih adalah sebesar 13,97.

”Keunggulan inovasi lingkungan dan sosial SIG telah mendapat pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan meraih tiga penghargaan PROPER Emas dan lima PROPER Hijau tahun 2024,” imbuh Vita.

Ia menambahkan, SIG memiliki kinerja di atas yang dipersyaratkan (beyond compliance) dengan hasil kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang semakin baik.

”Kami akan terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak besar dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh para pemangku kepentingan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.