Tebus Bersama Pupuk Bersubsidi, Harga Sesuai Aturan

oleh -445 Dilihat
EDUKATIF DAN INTERAKTIF: Petani mengikuti edukasi dan interaksi bersama Pupuk Indonesia di Madiun, Jawa Timur.(Foto: istimewa)

JOGJA, bisnisjogja.id – Pupuk Indonesia memastikan petani memperoleh pupuk bersubsidi sesuai dengan harga eceran tertinggi. Karena itu, perusahaan menggelar Program Tebus Bersama Pupuk Bersubsidi di Madiun, Jawa Timur.

Senior Manager Regional 3A Pupuk Indonesia, Saroyo Utomo mengungkapkan kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan efisiensi penyaluran pupuk subsidi dan mendorong percepatan penyerapan pupuk subsidi di tingkat petani.

”Ini merupakan program Pupuk Indonesia bersama pemerintah, bertujuan meningkatkan penyerapan pupuk subsidi, memastikan kemudahan penebusan, serta menjaga agar harga pupuk sesuai dengan harga eceran tertinggi,” papar Saroyo, Selasa (13/5/2025).

Langkah itu juga sesuai ketentuan Petunjuk Teknis Kementerian Pertanian, sekaligus sebagai bagian dari persiapan implementasi Perpres Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.

”Sebagai implementasi langsung dari kebijakan tersebut, kami melaksanakan program Tebus Bersama Pupuk Bersubsidi dengan tujuan meningkatkan kelancaran proses penebusan pupuk,” tandas Saroyo dalam acara Sosialisasi Perpres Nomor 6 Tahun 2025 dan Tebus Bersama Pupuk Bersubsidi di Pendopo Kecamatan Mejayan, Madiun, Jawa Timur.

Interaktif dan Edukatif

Saroyo menjelaskan Pupuk Indonesia mempraktikkan penebusan pupuk subsidi dalam format yang interaktif dan edukatif kepada petani yang hadir.

Sejumlah kegiatan seperti demo penggunaan sistem digital i-Pubers, sesi tanya jawab, hingga pengundian kupon berhadiah diselenggarakan dalam suasana yang sederhana, namun tetap informatif.

Perusahaan juga melakukan uji coba fitur baru dalam aplikasi i-Pubers yang memungkinkan kios pengecer dapat melakukan pemesanan pupuk subsidi langsung ke produsen atau distributor.

Penambahan fitur bertujuan memperkuat proses distribusi pupuk subsidi menjadi lebih cepat, efisien dan terintegrasi, sekaligus meningkatkan akuntabilitas.

Madiunmenjadi kabupaten pertama lokasi uji coba fitur baru i-Pubers tersebut. Selanjutnya, uji coba serupa akan berlangsung di empat kabupaten lainnya, seperti Lampung Tengah, Lampung, Grobogan, Jawa Tengah, Gunung Kidul, DIY dan Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.