Para pemimpin bangsa, aparat penegak hukum, dan pengambil kebijakan harus lebih peka pada aspirasi masyarakat, mengutamakan sikap arif, serta menampilkan keteladanan dalam menyelesaikan persoalan. Kepemimpinan yang baik adalah yang mampu mendengar, menghargai, dan melayani rakyat dengan tulus.
JOGJA, bisnisjogja.id – Sehubungan dengan perkembangan situasi nasional akhir-akhir ini yang diwarnai aksi massa dan potensi kekerasan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merasa perlu menyampaikan sikap sebagai berikut:
1. UMY turut berduka cita atas wafatnya saudara Affan Kurniawan dalam peristiwa aksi massa di Jakarta pada Kamis (28/8/2025). Semoga almarhum mendapat rahmat Allah SWT dan keluarganya diberikan ketabahan. Kami juga mendoakan kesembuhan bagi mereka yang mengalami luka-luka, serta menyampaikan empati kepada rekan-rekan
pengemudi ojek online yang menuntut keadilan atas peristiwa tersebut.
2. Seluruh elemen bangsa, termasuk civitas akademika, hendaknya mengedepankan sikap menahan diri, menghindari kekerasan, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Indonesia hanya bisa maju jika berdiri di atas fondasi kebersamaan, keadaban, dan keadilan.
3. Kami mengajak para pemimpin bangsa, aparat penegak hukum, dan para pengambil kebijakan untuk lebih peka terhadap aspirasi masyarakat, mengutamakan sikap arif, serta menampilkan keteladanan dalam menyelesaikan persoalan. Kepemimpinan yang baik adalah yang mampu mendengar, menghargai, dan melayani rakyat dengan tulus.
4. Kami mendukung komitmen Presiden Republik Indonesia dalam menyelesaikan kasus hukum secara adil, termasuk kematian almarhum Affan. Aparat keamanan hendaknya profesional, proporsional, dan mengedepankan prinsip non-kekerasan dalam penegakan hukum maupun penanganan massa.
5. UMY percaya bangsa Indonesia mampu melewati ujian ini dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, keadilan sosial, dan persaudaraan. Dengan semangat persatuan, kita bisa menyalurkan aspirasi tanpa harus mengorbankan perdamaian. Mari bersama membangun Indonesia yang berkemajuan, adil, makmur, dan bermartabat.
6. UMY mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk tetap kritis dalam melihat situasi, namun tidak anarkis dalam menyampaikan aspirasi. Mahasiswa harus tampil sebagai teladan intelektual dengan menyuarakan kebenaran secara santun, argumentatif, dan bertanggung jawab. Kami juga mengingatkan agar mahasiswa cermat dan waspada terhadap upaya adu domba yang dapat memecah belah bangsa dan merusak cita-cita demokrasi.
Rektor UMY
Prof Achmad Nurmandi






